Samarinda (ANTARA Kaltim) - Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) III Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Tingkat Nasional yang dilaksanakan di Masjid Baitul Muttaqin Islamic Center, Samarinda, Kalimantan Timur resmi ditutup oleh Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Sabtu malam  (19/11)

Ketua DPRD Kalimantan Timur Syahrun yang turut hadir dalam penutupan memberikan apresiasi tinggi terhadap terlaksananya agenda kegiatan Korpri tersebut.

Ia menilai peran Korpri dalam mendukung pembangunan Nasional sangat signifikan, terutama dalam hal pelayanan publik yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Selain itu, ia berharap Korpri dapat mewujudkan diri menjadi lembaga yang mendukung birokrasi bersih, berwibawa serta bermartabat sesuai dengan tuntunan Alquran di dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

"Sejatinya mari kita bersama-sama mendukung penuh pembangunan Nasional, khususnya pembangunan di Kaltim. Korpri harus mampu mengambil peran demi mewujudkan birokrasi yang bersih, berwibawa serta bermartabat yang diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari," katanya.

Sementara itu dalam kesempatan yang sama Menteri Dalam Negeri Tjahjo  Kumolo menyampaikan arahan yang diberikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk kemudian disampaikan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN), terutama peserta MTQ III Korpri Nasional.

Ia mengatakan ASN merupakan ujung tombak terdepan bagi pemerintah. Terutama yang sifatnya pelayanan publik. Untuk itu Korpri dituntut untuk dapat bekerja maksimal demi mewujudkan birokrasi pemerintahan yang merakyat.

"Baik buruknya pelayanan pemerintah kepada masyarakat sangat tergantung dari ASN. Oleh karena itu, sebagai insan ASN dituntut memberikan pelayanan yang cepat, mudah dan terjangkau. Sehingga dibutuhkan abdi negara, abdi pemerintah dan abdi masyarakat yang memberikan pelayanan terbaik dan terus menjadi pegangan jajarannya," ucapnya. (Humas DPRD kaltim/adv)

Pewarta:

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2016