Samarinda (ANTARA Kaltim) - Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kaltim, Hj Dayang Budiati mengatakan  mutu pendidikan sudah merata hingga seluruh wilayah Kaltim. Indikatornya terlihat dari keberhasilan pendidikan, salah satunya adalah  rata-rata nilai Ujian Nasional (UN) maupun prestasi di berbagai lomba keterampilan siswa yang tidak terlalu jauh berbeda..

"Mutu pendidikan  sekarang  ini sudah boleh dikatakan merata di 10 kabupaten/kota. sekolah di kawasan perkotaan tidak lagi mendominasi," kata Dayang Budiati,  terkait pretasi sekolah di daerah ini, di Samarinda, Selasa.

Salah satu indikator pemerataan itu, bisa dilihat dari pencapaiaan nilai Ujian Nasional (UN) siswa yang merata di seluruh kabupaten/kota. Nilai tertinggi tidak lagi didominasi sekolah di perkotaan, tapi sekolah di pedalaman dan kawasan perbatasan Kaltim juga tidak kalah baiknya.

Kondisi tersebut menunjukan tujuan penyelenggaraan pendidikan nasional, berupa pemerataan pendidikan telah terwujud. Mengingat, nilai  UN berlaku nasional, sehingga ketika nilai sekolah di pedalaman setara dengan sekolah di perkotaan menunjukan mutu pendidikan sama,  baik secara lokal, regional, maupun nasional.        

Demikian juga halnya prestasi siswa mengikuti lomba olimpiade maupun lomba sains lainnya setiap sekoah dari kabupaten/kota selalu mengirim perwakilan menjadi peserta dan  tidak lagi didominasi sekolah perkotaan.

"Kondisi ini tentu menjadi bukti bahwa sudah tidak ada lagi kesenjangan mutu pendidikan antar kabupaten/kota se Kaltim," ujarnya..

Karena itu, program-program penunjang peningkatan mutu pendidikan akan terus dilanjutkan. Baik peningkatan kompetensi guru dari berbagai jenjang, maupun program Beasiswa Kaltim Cemerlang (BKC) yang akan terus dilanjutkan hingga akhir pelaksanaan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2013 – 2018.(Humas Prov Kaltim/mar).

 

Pewarta:

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2016