Samsung Electronics menggunakan material baru dari bekas jaring ikan dan plastik daur ulang sebagai satu bahan dari perangkat Galaxy S22 Series 5G.


“Samsung terus berinovasi dengan menghadirkan teknologi yang tidak hanya bermanfaat bagi pengguna, namun juga berkontribusi untuk keberlangsungan bumi ini,” kata Product Marketing Manager Mobile Experience Samsung Electronics Indonesia Verry Octavianus.

Menurut Samsung menggunakan 20 persen  material plastik dari jaring ikan bekas untuk dimanfaatkan dalam key bracket pada Galaxy S22 5G Series.

Galaxy S22 Series 5G juga memanfaatkan bahan-bahan dari sisa konsumsi masyarakat menjadi material daur ulang untuk model speaker hingga bagian dalam dari tombol power dan volume.

Pada saat yang sama, Samsung juga berkomitmen menghadirkan produk berkualitas dengan harga terjangkau.

“Di masa wabah COVID-19 seperti ini, saat anak-anak harus belajar dari rumah secara daring, atau orangtua yang juga harus bekerja dari rumah, tentu diperlukan perangkat yang mumpuni,” kata Product Marketing Manager Mobile Experience, Samsung Electronics Indonesia Annisa Maulina,

Untuk kebutuhan itu, Samsung merilis Galaxy Tab A8 dengan harga kurang dari Rp3 juta.

Galaxy Tab A8 memiliki layar seluas 10,5 inci, baterai 7.040mAh, dan penyimpanan yang dapat diperluas sampai 1TB dengan speaker menggunakan teknologi Dolby Atmos.

Dengan tingkat kecerahan layar yang bisa diatur, menurut Annisa, memungkinkan belajar dan beraktivitas dengan perangkat ini tetap nyaman bagi kesehatan mata.

“Anda bisa mengaktifkan fitur Adaptive Brightness yang secara otomatis akan mengatur tingkat kecerahan layar berdasarkan pencahayaan sekitar,” jelas Annisa.

Lanjutnya bila digunakan menonton video pun, agar tetap bisa tidur pada waktunya, pengguna bisa mengaktifkan fitur Eye Comfort Shield. Fitur ini akan membatasi blue light dan menampilkan warna-warna hangat di layar. 

Pewarta: Novi Abdi

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2022