Balikpapan, (ANTARA News Kaltim) - Akhir tahun ini Garuda Indonesia akan menambah penerbangan dari Balikpapan ke Jakarta dan sebaliknya, dan membuka rute baru Balikpapan-Tarakan.
Menurut Setya Budhi, Manajer Garuda Indonesia Cabang Balikpapan, pembukaan rute Balikpapan-Tarakan untuk menjawab tantangan pengembangan wilayah Kalimantan Utara hingga ke wilayah perbatasan.
"Rencananya Desember tahun ini kami akan terbang ke Tarakan. Itu rute baru karena memang permintaannya juga banyak," ungkap Budhi di Balikpapan, Kamis.
Selain itu Garuda juga tengah mempersiapkan membuka rute dari Balikpapan ke Berau, Balikpapan-Palangkaraya--Kalimantan Tengah, Balikpapan-Banjarmasin Kalimantan Selatan.
Khusus untuk Berau, Budhi menjelaskan, Garuda bahkan sudah melakukan survei.
Kami lagi lihat potensi pasarnya, fasilitas bandaranya. Namun demikian, selain Tarakan yang kami buka akhir tahun ini, rute yang lain baru terealisasi tahun 2013," papar Budhi.
Untuk penerbangan Balikpapan-Jakarta yang saat ini sudah berlaku 8 flight, akan ditambah satu penerbangan lagi sehingga akan menjadi 9 penerbangan setiap hari, mulai dari pagi-pagi pukul 06.00 WITA hingga menjelang tengah malam.
Penerbangan tambahan itu sudah akan beroperasi akhir September ini.
"Jadi jumlah semua penerbangan Garuda dari Balikpapan menjadi 14 kali penerbangan per hari menuju 5 daerah. Padahal tahun 2007 silam hanya ada 6 penerbangan Garuda dari Balikpapan," kata Budhi.
Dengan load factor atau jumlah kursi terisi mencapai 86 persen dari 160 tempat duduk per penerbangan, Garuda setiap hari total mengangkut 1.300 penumpang lebih ke Jakarta dan demikian pula sebaliknya.
Jumlah penumpang rute itu meningkat 30 persen per tahun.
Budhi juga menyebutkan, Garuda mengganti pesawat Boeing 737 untuk tujuan Makassar-Balikpapan-Singapura dengan Boeing 737-800 untuk meningkatkan kapasitas angkut penumpangnya, dari maksimal 162 orang menjadi 189 penumpang.
Tarakan sendiri adalah kota dekat perbatasan Indonesia-Malaysia di utara Kalimantan Timur. Kota ini menyebut dirinya Little Singapore karena pesatnya perkembangan dan pembangunan di Pulau Tarakan itu.
Seperti Balikpapan, Tarakan juga Kota Minyak, bahkan dalam arti sesungguhnya karena anjungan-anjungan pengeboran minyak bertebaran di berbagai sudut kota.
Tarakan juga menjadi gerbang Kalimantan Utara dan pintu masuk untuk ke Bulungan, Tana Tidung, Malinau, dan Nunukan.
Bahkan, untuk ke Berau, yaitu ke Tanjung Redeb, dapat ditempuh melalui jalur Balikpapan-Tarakan, baru kemudian menyeberang ke Tanjung Redeb dengan speedboat. (*)
