Menurut Kepala Dinas Pendidikan Kutai Timur, Imam Hidayat, tahun 2012 ini Pemkab Kutai Timur melalui SKPD Dinas Pendidikan mengirim empat puluh orang guru untuk meraih S2 di dua universitas tersebut.
"Setelah selesai pendidikan dan meraih Sarjana S2, mereka wajib kembali ke Kutai Timur dan siap ditugaskan sebagai tenaga pengajar di Rintisan Sekolah Berstandar Internasional," kata Imam Hidayat, Rabu.
Ditemui di ruang kerjanya, Imam Hidayat mengatakan, empat guru yang dikirim mengambil S2 itu akan berada di universitas Negeri Surabaya (Unesa) Surabaya selama semester 1 dan semester 2. Dua semester terakgir yakni 3-4 akan dilanjutkan di universitas di Curtin University Australia.
"Saat ini mereka sudah hampir selesai di Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Jawa Timur," kata Imam Hidayat menambahkan.
Imam mengakui, saat ini Kutai Timur telah memiliki dua sekolah yang berstatus Rintisan Sekolah Berstandar Internasional RSBI, yakni Sekolah Dasar Negeri SDN 001 Sangatta Utara dan SMP Negeri 1 Sangatta Utara.
"Harapan Pemkab Kutai Timur mereka akan mampu menyelesaikan pendidikan S2 di universitas di Curtin University Australia pada tahun 2013, mendatang," katanya.
Imam mengatakan seluruh biaya pendidikan selama mereka belajar dananya berasal dari pemerintah pusat, provinsi Kalimantan timur dan kabupaten kutai timur
Pewarta: Adi Sagaria: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.