Nunukan (ANTARA News Kaltim) - Dua rumah yang terbuat dari kayu di Jalan Ujang Dewa Sedadap Kabupaten Nunukan Kalimantan Timur, hangus terbakar, Kamis sekitar pukul 02.30 Wita.

"Kebakaran terjadi saat penghuni sedang terlelap tidur bersama delapan anggota keluarganya yang lainnya, salah satunya seorang anaknya yang masih kecil," kata salah seorang korban kebakaran bernama Sariah, saat ditemui di lokasi kebakaran yang berada di wilayah Kecamatan Nunukan Selatan, Kamis.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun kerugian dari dua rumah yang hangus terbakar itu diperkirakan mencapai sekitar Rp400 juta.

Sariah menuturkan, dirinya terbangun karena warga yang memukul-mukul dinding rumahnya. Setelah terbangun, ternyata api sudah menjalar ke tangga rumahnya yang berdekatan dengan kios asal mula api tersebut.

Ketika mengetahui rumahnya mulai terbakar, langsung membangunkan anak-anaknya termasuk seorang anaknya yang masih kecil. Tanpa mengenakan pakaian kecuali sarung yang dikenakan tidur.

"Waktu saya tau rumah saya terbakar langsung bangunkan anak-anak dan menarik cepat anak saya yang masih kecil turun ke tanah lewat tangga," ujar Sariah.

Karena fokus menyelamatkan anggota keluarganya, sehingga tidak sempat lagi menyelamatkan harta bendanya. Kecuali pakaian yang ada di badan masing-masing.

Dia mengatakan, waktu kejadian pertama kali tidak diketahuinya. Diri bersama keluarganya baru terbangun sekitar pukul 03.00 Wita lebih setelah dibangunkan oleh warga.

Sebenarnya, lanjutnya, rumah yang ditempatinya bukan miliknya, tetapi milik salah satu familinya bernama Haji Maming.

"Ini rumah bukan saya punya juga pak, cuma saya disuruh tinggal di sini," ujarnya.

Informasi yang dihimpun di lokasi kejadian, menyebutkan yang melihat pertama kali kejadiannya ini adalah penyapu jalanan. Dan dialah yang berteriak membangunkan warga sekitarnya.

Asal api dari kios penjualan sembako milik Hj Ati yang rumahnya turut terbakar itu, kata salah seorang keluarga dekat salah satu korban, Darsa, di lokasi kebakaran.

Informasi lainnya menyatakan, kedua keluarga yang menjadi korban kebakaran tidak sempat menyelamatkan harta bendanya. Termasuk satu buah sepeda motor milik Hj Ati.

Anggota kepolisian Polres Nunukan yang sedang menyelidiki lokasi kebakaran menyatakan, kemungkinan besar kebakaran terjadi akibat aliran arus pendek yang berasal dari kios penjualan sembako dan tabung gas yang berada di depan rumah itu.

"Kemungkinan besar karena korslet dari kios paling depan itu," katanya saat ditemui di lokasi kebakaran.
(*)



Pewarta: M Rusman
Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026