Samarinda (ANTARA News - Kaltim)- Ketua DPRD Kalimantan Timur meminta agar Pemprov Kaltim segera mencairkan bantuan untuk Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kaltim senilai Rp2 miliar.
"Seluruh persyaratan untuk pencairan bantuan telah dipenuhi oleh KNPI Kaltim, jadi tidak ada alasan untuk menunda pencairan dana hibah dari APBD Kaltim pada 2010 tersebut," ucap Ketua DPRD Kaltim Mukmin Faisal HP di Samarinda, Jumat.
Dualisme kepemimpinan di tubuh KNPI di pusat tidak hanya terjadi di tingkat pusat (DPP), melainkan juga kini mulai merambah ke daerah-daerah.
Masalah itu yang tampaknya menjadi masalah bagi Pemprov Kaltim untuk bantuan dana bagi KNPI Kaltim sebesar Rp2 miliar dari APBD 2010 itu.
Pemprov Kaltim tampaknya lebih memilih sikap hati-hati terkait dualisme kepengurusan di KNPI. Di Kaltim kondisi yang sama terjadi, yakni KNPI versi Bali yang diketuai Yunus Nusi dan KNPI versi Ancol yang diketuai Viktor Juan.
Mukmi, Ketua DPRD Kaltim asal daerah pemilihan Balikpapan, Paser dan Penajam Paser Utara itu juga meminta kepada semua pihak, terutama pihak terkait agar masalah ini tidak dipolitisasi demi kondusifnya suasana di Kaltim, sehingga bantuan untuk KNPI Kaltim versi Kongres Bali ini segera bisa dicairkan.
"Saya tetap meminta bantuan itu segera dicairkan, masak yang membuat proposal pengajuan adalah KNP yang dipimpin Yunus Nusi, tapi yang menerima orang lain, ini tentu tidak masuk akal. Saya juga mendukung Kaltim jadi tuan rumah Kongres Pemuda," ujar Mukmin mengakhiri.
Hal yang sama juga dikemukakan Wakil Ketua DPRD Kaltim Hadi Mulyadi dari Frakasi PKS, Marten Apuy dari Fraksi PDIP, Yahya Anja dari Fraksi Partai Demokrat, dan Ketua Komisi IV Ali Hamdi dari F PKS.
Semua unsur pimpinan di DPRD Kaltim sepakat agar hibah untuk KNPI Kaltim yang seharusnya sudah diterima pada 2010 lalu tersebut, agar pada 2011 ini bisa dicairkan.
Tujuannya adalah, agar berbagai program yang telah lama disusun oleh organisasi kepemudaan itu bisa dijalankan, apalagi Kaltim akan menjadi tuan rumah dalam Kongres Pemuda.
"Kami meminta Pemprov Kaltim segera mencairkan dana bantuan untuk KNPI ini, sehingga pembinaan organisasi kepemudaan di Kaltim bisa terlaksana, kemudian rencana Kaltim menjadi tuan rumah Kongres Pemuda dapat berjalan lancar. Apalagi seluruh persyaratan sudah dipenuhi," kata Hadi Mulyadi.
Sebelumnya, Ketua DPD KNPI Kaltim versi Kongres Bali Yunus Nusi, bersama dengan Ketua Harian Majelis Pemuda Indonesia (MPI) KNPI Kaltim Amir P Ali mengadukan permasalahan ini kepada DPRD Kaltim.
: Iskandar Zulkarnaen
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.