Jakarta (ANTARA) - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi menyatakan layanan penyeberangan di Selat Sunda hingga kini tidak terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) dan tetap beroperasi melayani masyarakat.
Dalam jumpa pers update situasi terkini pascaerupsi Gunung Anak Krakatau yang terpantau secara daring di Jakarta, Minggu, Dudy mengatakan Kementerian Perhubungan tidak hanya memantau operasional penerbangan, tetapi juga terus mengawasi layanan penyeberangan di Selat Sunda.
"Kami tidak hanya memonitor kondisi penerbangan, tapi kami juga memonitor penyeberangan di Selat Sunda khususnya, di mana saat ini secara operasional penyeberangan masih bisa dilakukan," kata Menhub.
Menurut dia, operasional penyeberangan masih berjalan normal, namun seluruh otoritas pelabuhan dan operator kapal diminta terus memperbarui informasi terkait perkembangan kondisi di lapangan.
Kementerian Perhubungan juga mengingatkan operator penyeberangan agar tidak memaksakan pelayaran apabila kondisi dinilai tidak aman sehingga keselamatan pelayaran tetap menjadi prioritas utama.
Selain itu, operator pelabuhan dan kapal diimbau menyediakan masker bagi penumpang untuk membantu menjaga kesehatan selama melakukan perjalanan di tengah potensi sebaran abu vulkanik.
Dudy menegaskan hingga saat ini layanan penyeberangan belum mengalami gangguan berarti, meski seluruh pihak tetap diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Menhub sebut penyeberangan tak terdampak erupsi Gunung Anak Krakatau
Pewarta: Muhammad HariantoEditor : Helti Marini S
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.