Samarinda (ANTARA) - Dinas Pariwisata Provinsi Kalimantan Timur memberikan pelayanan optimal dengan memandu wisatawan asing agar mudah menjangkau objek wisata dengan biaya yang lebih efisien.

"Kami terus fokus memberikan pelayanan informasi terbaik kepada wisatawan mancanegara," kata Kepala Dispar Kaltim Ririn Sari Dewi di Samarinda, Kamis.

Pelayanan tersebut salah satunya dibuktikan melalui pemberian panduan perjalanan kepada sejumlah turis asal Jerman. Pemanduan ini berfokus pada destinasi liburan yang mudah dijangkau para pengunjung.

 Menurut Ririn, destinasi wisata yang direkomendasikan juga memiliki pilihan biaya perjalanan yang terjangkau. Wisatawan diberikan gambaran umum tentang pariwisata unggulan di seluruh wilayah Benua Etam.

Petugas merinci akses transportasi menuju berbagai lokasi wisata incaran para pelancong mancanegara. Penjelasan itu mencakup pengalaman lokal yang bisa dinikmati turis selama melakukan perjalanan.

"Informasi disajikan sederhana agar pelancong mudah merencanakan liburan sesuai dengan ketersediaan anggaran. Dinas Pariwisata turut merinci beragam opsi transportasi publik dengan tarif cukup murah," papar Ririn.

Sebagai contoh, lanjut dia, perjalanan darat menuju kawasan Melak dapat ditempuh pelancong dengan menaiki bus reguler. Wisatawan juga memiliki alternatif menggunakan jasa mobil travel maupun armada kapal umum.

Baca juga: Kelompok nelayan Berau pelihara tradisi "sobat" bagian atraksi wisata budaya

Kemudian, rute menuju Kota Bangun turut menyediakan sarana transportasi bus, kapal dan mobil. Armada tersebut bisa dipilih sesuai tingkat kenyamanan setiap pengunjung maupun turis asing.

Wisatawan turut menerima informasi khusus terkait wisata eksplorasi kekayaan budaya adat setempat. Mereka berkesempatan menyaksikan langsung ritual adat Dayak di beberapa daerah pedalaman Kaltim.

"Turis disarankan menyewa kendaraan carter saat menuju lokasi pelaksanaan ritual budaya tersebut," ungkap Ririn.

Dispar Kaltim juga mengarahkan pengunjung dalam mendapatkan pendampingan masyarakat lokal yang menguasai seluruh kondisi wilayah setempat.

"Bantuan warga bertujuan agar kegiatan eksplorasi budaya turis asing menjadi lebih aman," ungkap Ririn.

Dispar Kaltim memastikan tamu asing mempunyai kebebasan melakukan perjalanan mandiri secara penuh. Mereka tidak diwajibkan memakai jasa agen perjalanan saat menjelajahi pesona Kalimantan Timur.

"Informasi wisata akurat membuat turis asing tetap bisa menikmati liburan dengan nyaman. Tentu pelayanan ini memberikan pengalaman wisata yang sangat berkesan bagi pelancong," jelas Ririn.

Baca juga: Nelayan Bontang kembangkan keramba apung jadi wisata



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026