Samarinda (ANTARA) - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Kalimantan Timur menegaskan komitmennya untuk menyelenggarakan seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Provinsi dan Nasional Tahun 2026 secara transparan, jujur, dan berintegritas.
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesbangpol Kaltim Arih Franata Filifus Sembiring, di Samarinda, Senin, menyatakan dengan tegas bahwa tidak ada ruang bagi praktik nepotisme dalam proses ini.
Ia menjamin seluruh peserta memiliki peluang yang sama tanpa melihat latar belakang keluarga atau jabatan.
"Tidak boleh ada nepotisme. Kalau ada, silakan laporkan. Ini amanah, kita harus menyeleksi yang terbaik. Jangan ada proyek titipan, mau dia anak pejabat atau latar belakang apa pun,” tegas Sembiring saat membuka kegiatan seleksi.
Menurut Sembiring, antusiasme pemuda Kaltim tahun ini sangat tinggi, terbukti dengan jumlah pendaftar yang menembus angka 2.500 orang. Setelah melalui penyaringan awal di tingkat kabupaten/kota, terpilih 60 peserta terbaik (30 putra dan 30 putri) untuk maju ke tahap provinsi.
Namun, Sembiring menjelaskan bahwa saat ini tersisa 58 peserta yang bertahan setelah dua orang dinyatakan gugur di fase awal seleksi provinsi.
Seleksi intensif ini dijadwalkan berlangsung selama sepekan, mulai 3 hingga 9 Mei 2026. Para peserta akan diuji melalui berbagai tahapan krusial, meliputi pemeriksaan kesehatan dan fisik, kesamaptaan dan wawasan kebangsaan.
Sembiring menekankan bahwa kualitas adalah satu-satunya indikator kelulusan. Ia juga memperingatkan para peserta dan tim seleksi untuk menjaga kedisiplinan tinggi.
"Saya tidak memberikan toleransi. Jika ada pelanggaran, saya coret langsung,” ujarnya.
Ia juga berpesan kepada tim seleksi agar tetap teguh menghadapi potensi intervensi dari pihak luar.
Menurut Sembiring, sebanyak 58 peserta yang tengah berjuang, nantinya akan disaring menjadi 40 anggota Paskibraka Tingkat Provinsi.
Selain itu, dua peserta terbaik (satu putra dan satu putri) akan terpilih untuk mengemban tugas mulia mewakili Kalimantan Timur di Tingkat Nasional.
Melalui proses yang ketat ini, Kesbangpol Kaltim berharap dapat melahirkan generasi muda yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki karakter patriotisme dan nasionalisme yang kuat sebagai calon pemimpin masa depan.
Pewarta: ArumantoEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026