Kami di DPRD berharap program Desa Cantik ini benar-benar membuat pendataan di Samarinda lebih up-to-date, terutama untuk mendukung program penurunan stunting dan gerakan orang tua asuh

Samarinda (ANTARA) - DPRD Kota Samarinda memberikan dukungan penuh terhadap peluncuran Program Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) 2026. Program ini dinilai sebagai langkah strategis dalam memperkuat tata kelola data hingga ke tingkat kelurahan.

Sekretaris Komisi IV DPRD Samarinda, Riska Wahyuningsih, di Samarinda, Kamis, menyatakan bahwa program kolaborasi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda dan Badan Pusat Statistik (BPS) ini akan mendorong aparatur daerah untuk lebih "melek" statistik. Hal ini krusial agar data akurat dapat menjadi dasar utama dalam perencanaan pembangunan.

“Kami di DPRD berharap program Desa Cantik ini benar-benar membuat pendataan di Samarinda lebih up-to-date, terutama untuk mendukung program penurunan stunting dan gerakan orang tua asuh,” ujar Riska saat menghadiri peluncuran program tersebut di Ballroom Arutala Bapperida Samarinda.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wali Kota Samarinda Andi Harun, jajaran pejabat Pemkot, serta perwakilan legislatif lainnya.

Riska menegaskan bahwa data yang valid dan diperbarui secara cepat merupakan fondasi utama dalam menangani berbagai persoalan sosial. 

Ia menilai Desa Cantik menjadi momentum penting untuk memperbaiki kualitas pendataan di daerah yang selama ini sering terkendala masalah kecepatan pembaruan.

“Pembaruan data tidak boleh lagi berjalan lambat. Kami ingin ke depan data bisa diperbarui lebih sering, bahkan mingguan atau harian. Dengan sistem yang terintegrasi, setiap perubahan di lapangan bisa langsung tercatat,” tambahnya

Lebih lanjut, politisi Partai Gerindra ini mendorong penguatan kolaborasi antara BPS dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Samarinda. 

Sinergi ini diharapkan mampu menciptakan sistem data terintegrasi yang responsif terhadap perubahan kondisi di lapangan.

Riska optimistis bahwa transformasi tata kelola pemerintahan berbasis data ini akan menghasilkan kebijakan yang lebih efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung bagi masyarakat luas. (adv)



Pewarta: Arumanto
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026