Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, memproyeksikan mendapatkan tambahan pendapatan kabupaten setempat dari sektor minyak dan gas (migas) melalui pengembangan lapangan gas Karamba Undip yang berada di Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam.

"Ada pengembang lapangan gas di wilayah Kelurahan Buluminung, Kecamatan Penajam," ujar Asisten I Bagian Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Nicko Herlambang, Kamis, ketika ditanya menyangkut lapangan gas di Penajam.

Jaringan pipa menghubungkan sumur lapangan gas Karamba Undip dengan pipa PT Pertamina, lanjut dia, sudah selesai dipasang.

Produksi dari lapangan gas Karamba Undip tersebut dialirkan melalui jalur pipa
melintasi Kelurahan Nenang, Kecamatan Penajam dan dihubungkan dengan jaringan pipa milik PT Pertamina Hulu Kalimantan Timur (PHKT).

"Selanjutnya dialirkan masuk Refinery Development Master Plan (RDMP) milik PT Kilang Pertamina Balikpapan," jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara berharap investasi sektor migas tersebut berjalan lancar sehingga dapat berkontribusi terhadap perekonomian kabupaten setempat.

Seluruh elemen masyarakat diminta mendukung pengembangan lapangan gas Karamba Undip, kata dia, agar dapat berjalan dengan lancar dan berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi kabupaten.

Pengembangan lapangan gas Karamba Undip, diproyeksikan bakal menambah pendapatan kabupaten, dari pajak maupun dana bagi hasil (DBH) dari sektor migas, demikian Nicko Herlambang.

Pengembangan lapangan gas Karamba Undip I milik PT Indosino Oil & Gas yang diperkirakan memproduksi gas mencapai 13 Million Standard Cubic Feet per Day (MMSCFD) tersebut, mulai operasional pada Mei 2026.

 



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026