Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, berupaya membantu meningkatkan kesejahteraan nelayan dengan pendirian koperasi perikanan tangkap diintegrasikan dengan Kampung Nelayan Merah Putih.
"Koperasi perikanan tangkap diintegrasikan dengan Kampung Nelayan Merah Putih," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Andi Trasodiharto ketika ditanya mengenai perikanan tangkap di Penajam, Sabtu.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara juga telah mengusulkan sejumlah lokasi untuk pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih kepada pemerintah pusat.
Koperasi perikanan tangkap sangat penting untuk menunjang peningkatan kesejahteraan nelayan, seluruh ikan hasil tangkap nelayan dikelola koperasi lebih terorganisasi pendistribusian, sehingga harga tidak dipermainkan tengkulak.
Dengan koperasi perikanan tangkap.akan membuat posisi nelayan lebih kuat dalam penentuan harga ikan hasil tangkap, jelas dia, serta memiliki peluang mendapatkan banyak Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, juga tengah melakukan kajian untuk membangun tempat pelelangan ikan (TPI), di empat kecamatan yang diharapkan meningkatkan perekonomian nelayan di wilayah kabupaten itu.
Sejauh ini, kata dia, dukungan pemerintah kabupaten yang diberikan berupa peningkatan keahlian dan peralatan untuk meningkatkan hasil ikan nelayan.
Tercatat jumlah nelayan mencapai 4.701 orang dengan hasil ikan tangkapan terdata mencapai 6.000 hingga 6.500 ton per tahun.
Sebenarnya hasil tangkapan nelayan lebih besar, namun karena hasilnya langsung dijual kepada pembeli saat masih di tengah laut maupun di darat dan tidak menjual di pasar, sehingga Dinas Perikanan tidak mencatat tangkapan nelayan, demikian Andi Trasodiharto.
Baca juga: Kecipak nila Loa Kulu upaya rawat pangan Kalimantan Timur
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026