Samarinda (ANTARA) - Dinas Pariwisata (Dispar) Kalimantan Timur (Kaltim) menyiapkan langkah strategis guna memastikan kesiapan fasilitas serta infrastruktur di berbagai titik wisata untuk mengantisipasi peningkatan kunjungan wisatawan sepanjang periode Lebaran 2026.
“Tren mobilitas masyarakat terus menunjukkan tren positif. Kami memperkirakan kunjungan wisatawan ke Kalimantan Timur akan naik signifikan pada periode pasca-Lebaran tahun ini (2026),” ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Kaltim Restiawan Baihaqi di Samarinda, Rabu.
Karena itu, ia mengatakan Dispar mengkoordinasikan lintas sektor juga diperkuat demi menjaga kelancaran mobilitas perjalanan wisatawan.
Restiawan menyebut pergerakan masyarakat diperkirakan naik sekitar lima hingga 10 persen dibandingkan 2025 pascaperayaan Idul Fitri 1447 Hijriah. Peningkatan itu didorong oleh perbaikan konektivitas dan daya tarik destinasi unggulan, yakni dengan keberadaan Ibu Kota Nusantara (IKN).
Berdasarkan data Dispar Kaltim, jumlah kunjungan wisatawan sepanjang tahun 2025 mencapai 480.626 orang. Angka itu diprediksi akan terlampaui tahun ini, terutama pada momentum libur panjang Idul Fitri.
Restiawan mengatakan IKN tetap menjadi magnet terkuat. Masyarakat antusias melihat langsung progres pembangunan pusat pemerintahan baru tersebut, baik untuk tujuan edukasi maupun rekreasi.
“Keberadaan IKN memberikan dampak besar. Banyak yang datang karena penasaran ingin melihat perkembangan kawasannya secara langsung,” katanya menjelaskan.
Selain faktor IKN, rencana pembukaan fungsional jalan tol yang menghubungkan Balikpapan menuju kawasan IKN menjelang liburan diharapkan dapat memperlancar akses.
"Efisiensi transportasi dari Bandara Balikpapan menuju IKN yang semakin baik juga diyakini akan meningkatkan kenyamanan para wisatawan," kata Restiawan.
Baca juga: IKN jadi daya tarik warga Indonesia dan mancanegara pada libur Lebaran
Pewarta: ArumantoEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026