Kubar, Kaltim (ANTARA) - Program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-127 di wilayah Kodim 0912/ Kabupaten Kutai Barat (Kubar), Kalimantan Timur, berhasil menuntaskan sejumlah kegiatan fisik dan non-fisik, di antaranya membangun jalan sepanjang 3.500 meter untuk mempermudah akses pertanian.
"TMMD merupakan operasi bakti TNI yang dilaksanakan secara lintas sektoral, melibatkan TNI, Polri, pemerintah daerah, kementerian, lembaga terkait, serta seluruh elemen masyarakat," ujar Komandan Korem 091/Aji Surya Natakesuma (ASN) Brigjen TNI Anggara Sitompul saat menutup TMMD 2026 di Linggang Bigung, Kubar, Rabu.
Program ini bertujuan untuk mempercepat pembangunan di daerah, khususnya di wilayah pedesaan, guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Melalui TMMD ini diharapkan terwujud sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa sebagai fondasi utama kekuatan bangsa,
Selama 30 hari pelaksanaan TMMD sejak Februari hingga penutupan Rabu ini, berbagai sasaran fisik dan nonfisik berhasil diselesaikan oleh Satgas TMMD bersama masyarakat.
Baca juga: Zakat fitrah di Kubar maksimal Rp73.500 per jiwa
Adapun sasaran fisik utama yang berhasil dicapai antara lain semenisasi badan jalan sepanjang 475 meter dengan lebar 4 meter, pembangunan badan jalan baru sepanjang 3.500 meter, serta pembuatan satu unit jembatan kayu.
Dua jalan utama dan jembatan kayu tersebut selain berfungsi untuk mempermudah akses mengangkut hasil pertanian tanaman pangan dan perkebunan, juga memiliki fungsi untuk memperlancar kegiatan sosial dan budaya masyarakat setempat.
Selain itu terdapat sasaran tambahan berupa pembangunan 10 unit sumur bor, rehabilitasi 6 unit rumah tidak layak huni menjadi layak huni, pembangunan 8 unit MCK, pembukaan lahan pangan seluas 1 hektare, serta penanaman 500 bibit pohon untuk penghijauan.
Kegiatan TMMD juga dilengkapi dengan berbagai program sosial kemasyarakatan, seperti penanganan stunting melalui pembagian paket sembako, sunatan masal, pembagian bantuan sembako kepada masyarakat, serta berbagai penyuluhan tentang bela negara, wawasan kebangsaan, bahaya narkoba, kesehatan, hingga ketahanan pangan.
Menurut Danrem, keberhasilan pelaksanaan TMMD tidak lepas dari kerja sama dan dukungan seluruh pihak, termasuk pemerintah daerah, instansi terkait, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.
"Untuk itu saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh Satgas TMMD serta semua pihak yang telah berpartisipasi, sehingga kegiatan ini dapat berjalan dengan aman dan lancar," ujar Danrem 091/ASN lagi.
Baca juga: Kutai Barat perkuat sinergi jaga harga bahan pokok terjangkau
