Kami tata ulang tambak tidak produktif agar dapat menghasilkan

Penajam Paser Utara, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, melakukan pembenahan terhadap sejumlah tambak tidak produktif sebagai upaya meningkatkan produksi ikan budi daya kabupaten setempat.

"Kami tata ulang tambak tidak produktif agar dapat menghasilkan," ujar Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Penajam Paser Utara Rozihan Asward ketika ditanya mengenai produksi ikan budi daya di Penajam, Kaltim, Kamis.

Terdata di Kabupaten Penajam Paser Utara lahan potensi untuk kolam budi daya ikan air tawar yang belum tergarap dengan luas 750 hektare dari 1.200 hektare, kata dia, karena yang tergarap baru 450 hektare.

Kemudian, tercatat potensi lahan tambak air payau (campuran air tawar dan air laut) yang dikembangkan masyarakat untuk budi daya ikan tambak baru 4.500 hektare, masih ada 4.900 hektare yang belum dikembangkan dari luas lahan potensi tambak 9.500 hektare.

"Kami juga dapati 5.294 hektare lahan tambak tidak produktif atau gagal menguntungkan," jelasnya.

"Tambak itu bisa produktif kembali dengan dibenahi dan diperbaiki tanggul, kanal, dan sistem pengairan," tambahnya.

Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara bakal mengalokasikan anggaran untuk pembenahan dan perbaikan tambak tersebut, serta mengajukan permohonan bantuan anggaran kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Mayoritas tambak yang tidak produktif berada di kawasan pesisir karena kerusakan tanggul karena abrasi dan kondisi alam yang tidak menentu, menurut dia, yang berdampak pada kelangsungan usaha budi daya.

Pematang tambak banyak yang rusak terkena abrasi terutama di Babulu Laut dan kolam ikan budi daya ada juga yang tidak produktif, lanjut dia, tetapi tidak sebanyak tambak.

Pada 2023, produksi ikan budi daya di Kabupaten Penajam Paser Utara mencapai sekitar 10.000 ton dan produksi ikan air tawar bertambah pada 2024 mencapai lebih kurang 11.000 ton.

Pada tahun ini, ditargetkan produksi naik 10 persen dari produksi tahun lalu, dan tercatat periode Januari-April 2025 produksi ikan air tawar mencapai kisaran 4.700 ton, sebut Rozihan Asward.



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026