Tenggarong, Kaltim (ANTARA) - Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) Aulia Rahman Basri menyebut bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan bagian dari upaya bersama mencetak generasi cerdas dan sehat lewat pemenuhan gizi yang cukup dan berimbang.

"Pemerintah daerah bersama Badan Gizi Nasional (BGN) dan seluruh pihak terkait terus berupaya memastikan program gizi anak berjalan optimal di Kabupaten Kukar agar generasi bangsa tumbuh sehat dan cerdas," kata Aulia di Tenggarong, Kukar, Kalimantan Timur, Jumat.

Gizi tersebut salah satunya dicukupi melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang tersebar di Kukar. Terlebih Pemkab Kukar pun menargetkan terbangun 174 unit SPPG hingga akhir 2026 ini.

Sedangkan kondisi saat ini sudah berdiri 74 SPPG yang tersebar di seluruh kecamatan (20 kecamatan). Dari jumlah ini, ada 35 unit mendapatkan SK, kemudian 27 unit sudah beroperasi aktif per Mei 2026, proses verifikasi 47 unit SPPG.

Sebaran 74 SPPG itu antara lain di Kecamatan Tenggarong, Tenggarong Seberang, Loa Janan, Muara Jawa, dan sebagian di kawasan penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), serta 10 SPPG berada di kawasan 3T (terdepan, tertinggal, terluar).

Sebelumnya, saat meresmikan SPPG Bintang Kaltim di Kecamatan Sangasanga pada Kamis kemarin, bupati juga mengatakan bahwa pihaknya memiliki komitmen tinggi dalam mencerdaskan generasi bangsa, sehingga program gizi anak harus bisa berjalan baik di Kukar.

Ia mengatakan, seluruh pihak harus memahami proses yang terjadi di dapur MBG agar kebutuhan masyarakat dapat diketahui baik dan operasional dapur berjalan maksimal, sehingga pihak terkait diajak melakukan penyempurnaan jika ditemukan kendala.

Peresmian SPPG tersebut mengusung tema "Satu Piring Sejuta Harapan". Tema ini, lanjut bupati, merupakan ajakan untuk bersama-sama membangun generasi cerdas, sehingga harus dipastikan bahwa gizi anak tercukupi dari setiap menu yang diberikan.

"Konsep MBG juga memiliki dampak besar terhadap penguatan ekonomi masyarakat, maka seluruh kebutuhan dapur SPPG hendaknya dipenuhi oleh masyarakat sekitar mulai dari petani, peternak hingga pembudidaya ikan di sekitar wilayah SPPG. Koperasi Merah Putih pun bisa terlibat menyuplai bahan pangan," katanya.



Pewarta: Novi
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026