Samarinda (ANTARA Kaltim) - Juru Bicara Anggota DPRD Kaltim Daerah Pemilihan (Dapil) III yang meliputi Kutai Kartanegara dan Kutai Barat, Sarkowi V Zahry menyampaikan 45 point hasil serap aspirasi konstituen di kedua daerah tersebut.

Hal itu disampaikan Sarkowi dalam rapat paripurna ke-7  yang dipimpin Wakil ketua DPRD Kaltim, Yahya Anja, didampingi Wakil Ketua DPRD Kaltim, H Hadi Mulyadi, Senin (8/4) kemarin.

Selain Sarkowi, Anggota DPRD Kaltim lain yang juga berasal dari Dapil III yaitu H Aji Sofyan Alex,  HM  Hatta Zainal Abidin, HM Syahrun, Iwan Santoso Lolang, HM Darlis Pattolangi,  Syaparudin, Windy Imelda, HA Waris Husain dan Andarias P Sirenden.

Sebanyak 45 poin tersebut dijabarkan Sarkowi,  yang selalu menjadi permasalahan mendasar yaitu infrastruktur jalan dan jembatan seperti di kecamatan Muara Kaman, Muara Badak, Sanga Sanga, Samboja, Tenggarong, Kota Bangun, Marang Kayu, Anggana dan Muara Jawa.

"Perlu perbaikan dan peningkatan jalan, pembuatan jalan penghubung seperti antara Kecamatan Sanga Sanga dengan Anggana. Perbaikan jalan antara Kecamatan Sanga Sanga dengan Palaran perlu menjadi perhatian mengingat jalan tersebut merupakan  nadi bagi penunjang peningkatan ekonomi wilayah tersebut," papar Sarkowi.

Selain itu, semenisasi dan perbaikan jalan di gang-gang desa dan jalan usaha tani seperti di Kecamatan Kota Bangun sepanjang kurang lebih 0,5 Km perlu dilakukan. Begitupula dengan perbaikan jembatan di Marang Kayu dan perawatan Jembatan Aji Betara Agung Dewa Sakti agar kondisinya tidak memprihatinkan seperti saat ini, sehingga membahayakan pengguna jembatan yang menghubungkan antara Anggana dengan Kutai Lama.

Masalah pengadaan listrik dan pemadaman Listrik yang sering terjadi di tiga kecamatan yaitu Loa Kulu, Tenggarong Seberang dan Marang Kayu agar listrik bisa dapat benar-benar dinikmati dan bermanfaat secara utuh.

"Perhatian terhadap tempat-tempat ibadah juga perlu ditingkatkan, baik itu renovasi maupun pembangunan tempat ibadah," ungkap Sarkowi.

Perhatian terhadap ketenagakerjaan, lingkungan hidup, pertanian, pendidikan, perindustrian dan  kesehatan juga perlu ditingkatkan. Sementara sama halnya di kecamatan di Kukar, kecamatan yang berada di Kutai Barat juga membutuhkan perhatian di bidang infrastruktur jalan, jembatan dan listrik.

"Pembangunan jembatan di Desa Muara Leban, Kecamatan Long Iram agar dilanjutkan, begitu pula dengan pengadaan listrik di Desa Bayan, Kampung Long Iram dan Kampung Tanjung Bone dan Muara Ohong," kata Politisi Partai Golkar ini.

Keluhan masyarakat Kecamatan Jempang atas kegiatan PT Lonsum Indonesia, perusahaan sawit yang menurut warga Kampung Muara Ohong terindikasi mencemari Danau Jempang agar dilakukan peninjauan kembali terhadap perusahaan terkait. (Humas DPRD Kaltim/adv/lia/mir)



Editor : Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026