Hasil Rakor ini akan dapat dijadikan pijakan kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk membuat kebijakan arah pendidikanSamarinda (ANTARA Kaltim) - Dinas Pendidikan Kaltim akan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Pendidikan dengan Dinas Pendidikan dari 14 kabupaten dan kota dalam upaya merumuskan dasar-dasar kebijakan pengembangan pendidikan di provinsi itu.
"Banyak yang akan kami bahas dalam Rakor Pendidikan di Kantor Gubernur Kaltim pada 31 Januari besok, di antaranya tentang pasca keputusan MA yang membubarkan RSBI, kemudian tentang pemberlakuan kurikulum baru mulai Juli 2013," ujar Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kaltim H Musyahrim di Samarinda, Rabu.
Hal lain yang akan dibahas adalah mengenai Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) pada pendidikan non formal.
Jika pada tahun-tahun sebelumnya UNPK digelar pada Juli, katanya, maka mulai 2013 digelar lebih cepat, yakni bersamaan dengan Ujian Nasional (UN) yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing.
Misalnya untuk UNPK Paket C, lanjut dia, waktu pelaksanaannya disamakan dengan UN SMA dan yang sederjat pada 15 hingga 18 April 2013, bedanya adalah UN SMA digelar pada pagi, sementara UNPK untuk Paket C digelar pada siang hari.
Selanjutnya UNPK Paket B bersamaan dengan UN SMP dan yang sederajat pada 22 hingga 25 April. Jadwal UNPK Paket B ini pelaksanaannya sama dengan Paket A atau sederajat dengan SD.
Hal yang paling penting dalam pembahasan Rakor Pendidikan adalah menyamakan persepsi antara program peningkatan kualitas pendidikan yang dirancang oleh Provinsi Kaltim dan yang akan dirancang oleh masing-masing kabupaten maupun kota.
Menurut dia, menyamakan persepsi itu dianggap sesuatu yang sangat vital agar dalam pengembangannya terkoneksi dengan baik. Hal ini dilakukan agar pengembangan pendidikan bisa terkoordinasi dengan baik.
"Hasil Rakor ini akan dapat dijadikan pijakan kepala daerah baik di tingkat provinsi maupun kabupaten dan kota untuk membuat kebijakan arah pendidikan, baik terkait infrastruktur, tenaga pendidikan kependidikan, beasiswa, dan masalah pendidikan lainnya," kata Musyahrim.
Peserta Rakor Pendidikan antara lain Kepala Dinas dan sekretarisnya mulai tingkat provinsi hingga kabupaten/kota, pengurus PGRI provinsi hingga daerah, sementara pemateri dalam acara itu di antaranya tiga orang dari Kemendiknas. (*)
Pewarta: M GhofarEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.