Penajam, Kaltim (ANTARA) - Kemendukbangga/ BKKBN Provinsi Kalimantan Timur memperkuat tata kelola alat dan obat kontrasepsi (alokon) melalui pemeriksaan langsung dan pembinaan di Kabupaten Paser serta Penajam Paser Utara guna menjamin pelayanan Keluarga Berencana yang berkualitas dan merata.

Kegiatan yang berlangsung 29 September hingga 2 Oktober 2026, mencakup pengecekan tempat penyimpanan, ketersediaan, pengelolaan persediaan di gudang dan fasilitas pelayanan kesehatan, serta diskusi partisipatif bersama lintas instansi.

"Pengelolaan alokon harus berjalan tertib dan akuntabel, mulai dari perencanaan, pengadaan, penyimpanan, distribusi, hingga pencatatan dan pelaporan agar tepat jenis, jumlah, mutu, waktu, dan sasaran," ujar Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Kaltim Sunarto di Penajam, Jumat.

Ketersediaan alokon adalah kunci pelayanan KB bagi pasangan usia subur. Sementara saat ini masih terjadi ketimpangan, di satu tempat stok kosong, di tempat lain justru menumpuk dan berisiko kedaluwarsa, sedangkan kapasitas pengelola serta sarana penyimpanan pun belum merata memenuhi standar.

"Selain itu, pemanfaatan Sistem Informasi Rantai Pasok Alokon (Sirika) untuk data terkini sebagai dasar keputusan juga perlu ditingkatkan lebih lanjut," kata Narto.

Di Kabupaten Paser, tim meninjau gudang alokon di Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (DPPKBP3A), Puskesmas Tana Grogot, Klinik Bunda Harapan, dan Puskesmas Senaken.

Kemudian, dilanjutkan pembinaan di lingkup Bappeda bersama Ikatan Bidan Indonesia (IBI), BKAD, BPJS Kesehatan, Dinas Kesehatan, dan fasilitas layanan kesehatan.

Sedangkan di Kabupaten Penajam Paser Utara, pengecekan dilakukan di Puskesmas Waru, Petung, Penajam, serta Gudang Alokon DP3AP2KB, disusul pembinaan dengan narasumber dari BPOM Balikpapan dan BKAD setempat.

Sunarto berharap penyusunan standar operasional prosedur penerimaan, penyimpanan, penyaluran, hingga pemusnahan alokon di tingkat puskesmas dapat segera disempurnakan.

Langkah ini diharapkan dapat memastikan pelayanan KB berkelanjutan dan mendukung keberhasilan Program Bangga Kencana di seluruh wilayah Kaltim.



Pewarta: M.Ghofar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026