Hadir sebagai pembicara pengamat ekonomi, Hendri Saparini, Bidang Keuangan Daerah Kemendagri, Syarifuddin MM dan Auditor Utama Keuangan BPK, Sapto Amal Damandari.
Ketua DPRD Kaltim, HM Mukmin Faisyal, mengatakan bimbingan teknis merupakan agenda rutin yang dilakukan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia seluruh anggota Dewan demi menunjang kinerja.
"Pada bimtek kali ini sengaja diambil tema tentang mau dibawa kemana APBD Kaltim, mengingat saat ini baik Dewan maupun Pemprov sedang membahas RAPBD 2013. Kegiatan ini dinilai penting dalam rangka memberikan tambahan pengetahuan demi menunjang fungsi dan tugas kedewanaan," kata Mukmin.
Menurut dia, dengan narasumber yang berkompeten di bidangnya masing-masing, juga dengan pengalaman dan kapasitas mereka, diharapkan dapat mencapai tujuan awal bertambahnya wawasan dan terutama tentang pentingnya mengetahui dasar-dasar hukum yang baru terbit, terlebih dalam hal perumusan APBD 2013.
Sementara Wakil Ketua DPRD Kaltim, H Aji Sofyan Alex mengatakan, dalam merumuskan APBD sangat dibutuhkan kehati-hatian. Selain agar benar-benar tepat sasaran, juga tidak meninggalkan persoalan di belakang hari.
"Penting bagi semua anggota Dewan tanpa terkecuali, dalam penyusunan APBD ini, mulai dari formulasi yang tepat, hingga tertib laporan keuangan, dalam hal penyusunan anggaran, sehingga benar-benar mampu menjawab persoalan rakyat Kaltim," kata Aji Sofyan Alex. (Humas DPRD Kaltim/adv/bar/mir)
Editor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.