Balikpapan (ANTARA Kaltim) -  Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Balikpapan, AKBP Andi Azis Nizar marah saat ditanya oleh Ketua DPD Gerakan Nasional Anti-Narkoba Kalimantan Timur (Kaltim), Kiki Asikin terkait keberadaan anak Bupati Paser yang diduga dibebaskan karena kasus narkoba

Andi Azis yang saat itu sedang melakukan wawancara dengan beberapa wartawan langsung memperlihatkan wajah marah dan membentak Kiki Asikin.

Hal tersebut sempat menimbulkan perhatian anggota yang mendengarnya dan menuju ruang tunggu dan melihat Kapolres mereka yang berbicara dengan nada tinggi tersebut.

"Siapa yang bilang dibebaskan, kalau yang bilang dibebaskan ada disini saya akan tonjok," kata Andi Azis.

Sementara itu Kiki Asikin mengatakan tidak terima atas perlakuan Kapolres Balikpapan tersebut. Dia datang secara baik-baik dalam kapasitasnya sebagai Ketua DPD Granat Kaltim.

"Granat inikan `partner` polisi dan kita hanya menanyakan itu untuk meluruskan saja. Saya hanya dengar begitu dan mau konfirmasi saja," kata Kiki Asikin.

Kiki Asikin memaklumi keadaan Kapolres seperti itu, karena adanya info di masyarakat terkait pembebasan tersebut.

"Kalau saya dengar di masyarakat sih anak Bupati Grogot, Paser. Serta beberapa tokoh partai politik," kata Kiki Asikin.

Kapolres sampai saat ini belum menetapkan tersangka dari 11 orang yang diamankan terkait kasus narkoba.

Polres Balikpapan masih menunggu hasil dari Laboratorium Forensik di Surabaya, maka masih menambah waktu pemeriksaan 3 X 24 jam lagi, sebelumnya sudah 3 X 24 jam dilakukan pemeriksaan.(*)

Pewarta: Susylo Asmalyah

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2014