Wakil Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian mengatakan banyaknya pengunjung dan pendatang ke Ibu Kota Nusantara (IKN) harus dimanfaatkan untuk mengenalkan produk kuliner khas Kabupaten Paser. 

"Ada ribuan pengunjung dan datang ke IKN setiap harinya. Ini peluang yang harus kita manfaatkan untuk mengenalkan produk makanan khas Paser, ini bisa jadi nilai tambah ekonomi,"  kata Hetifah, saat membuka kegiatan bimbingan teknis (Bimtek) penguatan sektor kuliner untuk mempromosikan ekonomi kreatif di Kalimantan Timur di Kecamatan Kuaro Kabupaten Paser, Rabu (3/4). 

Hetifah berharap industri kuliner Paser dapat dimanfaatkan untuk mempromosikan Ekonomi Kreatif Kaltim kepada para pendatang dan wisatawan asing.

Produk tersebut, katanya selain bernilai ekonomis juga harus kreatif, menarik dan unik sehingga punya daya tarik untuk memikat para pengunjung. 

"Contohnya madu, segala sesuatu yang terbuat dari madu itu punya daya tarik. Seperti kue atau minuman mengandung madu. Dengan mengolahnya maka madu itu punya nilai jual," kata  Hetifah.

Menurutnya, sub sektor kuliner pada ekonomi kreatif merupakan salah satu sektor yang mempunyai potensi besar untuk berkembang khususnya dalam membuka lapangan usaha dan menyerap tenaga kerja.

"Sub kuliner ini sangat menjanjikan. Pada sektor ekonomi kreatif, ada 17 sub sektor dan yang paling potensial adalah sub kuliner disamping sektor lainnya seperti fashion dan kriya," ucapnya.

Hetifah berharap melalaui pelatihan gagasan dan ide kreatif masyarakat dapat terasah dalam menciptakan kreasi-kreasi produk yang menarik dan mempunyai nilai jual yang tinggi.

"Saya optimis Paser akan berkembang dari segi ekraf. Tapi tentunya kita harus menyiapkan diri mulai dari sekarang, salah satu cara  mengasah talenta kreatif di Paser yaitu melalui kegiatan ini " ujarnya..

 

Pewarta: R. Wartono/Mekka

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2024