Tenggarong (ANTARA Kaltim) - Kepala Bagian Administrasi Perekonomian Sekretariat Kabupaten Kutai Kartanegara Ahdar Rifai, berharap pada dinas teknis untuk memprioritaskan penyelesaian Pasar Baru Loa Janan Ulu pada anggaran perubahan 2013, agar pasar tersebut dapat segera digunakan.

"Kondisinya sudah sangat mendesak, pasar sebab yang lama (Pasar Subuh Loa Janan) memang tak layak lagi dan bisa menyebabkan kemacetan sehingga sudah harus dipindah," ujar Ahdar Rifai saat meninjau pasar baru Loa Janan Ulu, Kamis.

Peninjauan Pasar Baru Loa Janan Ulu itu juga dihadiri dari Disperindagkop, Dinas Perhubungan, Bagian Humas Protokol Setkab Kukar, Camat Loa Janan serta Kepala Desa dan BPD Loa Janan Ulu.

Kondisi pasar yang baru saat ini kata Rifai hampir bisa digunakan, hanya saja lapak untuk pedagang ikan belum ada, serta beberapa bagian dalam petak pasar yang masih perlu sentuhan perbaikan salah satunya, jaringan listrik.

Untuk lapak pasar ikan, menurut Rifai bahwa sesuai usulan camat dan kepala desa setempat yang letaknya diposisikan di pinggir sebelah hilir bangunan pasar, yang lantainya sudah di semen dan dekat dengan drainase.

"Pedagang ikan ini belum ada lapaknya, tapi lokasinya sudah di semenisasi," ujarnya.

Hasil peninjauan tersebeut lanjut dia akan segera dilaporkan agar instansi terkait dalam hal ini Dinas Cipta Karya dapat memprioritaskan dana dari anggaran perubahan untuk membuat lapak pedagang ikan dan keperluan lainnya.

Sementara, untuk jaringan listrik saat ini menurut dia tidak bisa berfungsi karena jaringan yang sudah dipasang pada 2011 lalu sebagian besar kabelnya hilang.

Sehingga, kepada instansi terkait yakni Disperindagkop Rifai meminta untuk segera memperbaikinya agar bisa berfungsi.

"Apabila lapak ikan ini sudah ada dan listrik berfungsi pasar ini bisa segera difungsikan," ujar Rifai.

Sedangkan untuk parkir yang lokasinya juga tersedia di pasar yang baru, pemerintah setempat dalam hal ini Desa Loa Janan Ulu diharapkan segera mengatur retribusinya sesuai ketentuan yang ada.

Sementara, koordinator pedagang pasar subuh Loa Janan H Komari dalam rapat pebahasan pasar Loa Janan Ulu pada Rabu (17/7) lalu mengatakan, pihaknya bersedia direlokasi, dengan catatan kondisi pasar yang baru siap digunakan.

"Tak masalah, kami siap pindah asal kondisi pasar baru memadai," ungkap H Komari.

Pasar yang terletak berdekatan dengan PDAM Loa Janan Ulu dan terdiri 112 petak sudah selesai itu dibangun secara tahun jamak sejak 2009 (*)

Pewarta: Hayru Abdi

Editor : Amirullah


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013