Samarinda, (ANTARA Kaltim)- Nilai ekspor dari Provinsi Kaltim ke sejumlah negara tujuan pada Oktober 2012 turun 5,27 persen ketimbang bulan sebelumnya, yakni dari 2,598 miliar dolar AS pada September menjadi 2,458 miliar dolar AS.

"Penurunan ekspor pada Oktober tersebut disebabkan oleh menurunnya ekspor minyak dan gas (migas) hingga mencapai 12,26 persen, yakni dari 1,11 miliar dolar pada September menjadi 97 juta dolar pada Oktober," ujar Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kalimantan Timur (Kaltim) Johny Anwar di Samarinda, Kamis.

Sejumlah negara tujuan ekspor bagi Kaltim selama periode Oktober 2012 adalah Korea Selatan, Jepang, China, Taiwan, India, Malaysia, Australia, Singapura, dan Thailand.

Beberapa komoditi yang diekspor Kaltim sepanjang Oktober antara lain bahan bakar mineral yang di dalamnya ada migas dan batu bara dengan nilai ekspor 2,337 miliar dolar, disusul ekspor kayu dan barang-barang dari kayu dengan nilai 36,84 juta dolar.

Berada di posisi tiga besar sebagai komoditi yang diekspor Kaltim adalah bahan kimia anorganik dengan nilai 28,82 juta dolar, komoditi pupuk di peringkat empat dengan nilai 20,19 juta dolar, ikan dan krustesea serta vertebrata air lainnya sebesar 10,54 juta dolar.

Berikutunya adalah ekspor bahan kimia organik dengan nilai 7,81 juta dolar, ekspor lemak dan minyak hewani atau nabati senilai 6,37 juta dolar, mesin atau pesawat mekanik sebesar 5,71 juta dolar, ekspor kapal, perahu, dan struktur terapung lain senilai 3 juta dolar.

Berada di peringkat 10 besar adalah ekspor komoditi tembakau dan pengganti tembakau dipabrikasi dengan nilai 1,58 juta dolar, termasuk ekspor berbagai komoditi lain yang nilai totalnya 10,37 juta dolar.

Menurut Johny, perdagangan luar negeri merupakan kegiatan ekonomi yang sangat berperan dalam menunjang pembangunan, dari kegiatan ekspor akan diperoleh devisa yang merupakan salah satu sumber dana untuk membiayai pembangunan.

"Kemudian, dari kegiatan impor akan diperoleh bahan baku penolong dan barang modal yang diperlukan dalam pembangunan dalam negeri," kata Johny lagi.(*)



Pewarta: M.Ghofar

Editor : Rahmad


COPYRIGHT © ANTARA News Kalimantan Timur 2013