Sabtu, 19 Agustus 2017

Proses Amdal Jembatan Penajam-Balikpapan Hampir Rampung

id penajam, pt waskita, jembatan penajam-balikpapan, bupati ppu yusran aspar, amdal
Proses Amdal Jembatan Penajam-Balikpapan Hampir Rampung
Ilustrasi-Jembatan penghubung antara Kabupaten Penajam dengan Kota Balikpapan (Ist)
Penajam (ANTARA Kaltim) -  Proses pembuatan izin kajian analisa mengenai dampak lingkungan dari proyek pembangunan jembatan tol penghubung Kabupaten Penajam Paser Utara-Kota Balikpapan di Kalimantan Timur, sudah hampir rampung, kata Bupati Penajam Paser Utara Yusran Aspar.

Tahapan pembangunan jembatan penghubung Penajam-Balikpapan hampir terpenuhi semua, termasuk amdalnya, ujar Yusran Aspar ketika ditemui di Penajam, Selasa.

Berdasarkan informasi dari PT Waskita Karya sebagai pemrakarsa pembangunan jembatan tersebut, lanjut bupati, perkembangan pembuatan izin amdal pembangunan jembatan tol di atas Teluk Balikpapan itu, sudah hampir selesai.

Selain itu, pembuatan DED (detail engineering design) atau perencanaan teknis perubahan juga sudah masuk tahap penyelesaian.

Selanjutnya menurut Yusran Aspar, tinggal menunggu izin penetapan lokasi tiang pancang jembatan yang akan dikeluarkan oleh Gubernur Kalimantan Timur Awang Faroek Ishak.

"Kami juga menunggu hasil inventarisir lahan yang terkena pilar jembatan tol penghubung Penajam-Balikpapan untuk dapat melangkah ke tahap selanjutnya," jelasnya.

Setelah semua tahapan itu selesai, proyek pembangunan jembatan tol di atas Teluk Balikpapan sepanjang 5,4 kilometer dengan lebar 33 meter tersebut akan dilelang di Badan Pengatur Jalan Tol atau BPJT.

"Jika semua proses itu rampung, PT Waskita Karya dapat memulai pengerjaan fisik jembatant tol dari titik Nipah-Nipah, Kabupaten Penajam Paser Utara, menuju Melawai, Kota Balikpapan itu," ucap Yusran Aspar.

Pemancangan tiang jembatan penghubung Penajam-Balikpapan yang pembangunannya diperkirakan menelan anggaran hingga lebih kurang Rp6,5 triliun tersebut diharapkan dapat dilakukan pada 2017.

Yusran Aspar berharap proses administrasi proyek pembangunan jembatan tol penghubung dengan tinggi ruang bebas jembatan setinggi 50 meter, dari permukaan air laut tertinggi itu dapat segera terselesaikan, sehingga secepatnya dapat ditindaklanjuti dengan pelelangan di BPJT.

"Kalau melihat progres kepengurusan administrasi pembangunan yang sudah hampir rampung, saya optimistis pemancangan tiang perdana jembatan Penajam-Balikpapan dapat dilakukan tahun ini (2017)," tambahnya.(*)

Editor: Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2017

Baca Juga

Generated in 0.0159 seconds memory usage: 0.35 MB