"Pemberian bantuan ini merupakan sebuah `reward` atas keberhasilan kampung tersebut dalam pengembangan usaha pertanian jagung selama ini," kata Kepala Dinas Pertanian Berau Ilyas Natsir, Rabu.
Dia mengatakan, satu unit traktor tersebut harganya mencapai Rp300 juta dana tersebut bersumber dari APBN pusat, sebagai dukungan atas keberhasilan pertanian di Berau, khususnya Jagung di Kampung Eka Sapta.
Dijelaskannya, ada beberapa penilaian sehingga Kampung Eka Sapta berhasil mendapatkan dukungan tersebut, salah satunya adalah luas lahan pertanian Jagung mencapai 800 hektar, luas tanam, produksi dan juga kelompok masyarakatnya yang bertekat ingin menjadikan Eka Sapta jadi kampung Jagung.
Sedangkan untuk hasil panen Jagung dikampung tersebut, jumlah produksi per hektar mencapai 8 ton lebih.
"Inilah beberapa alasan, kampung tersebut mendapatkan dukungan atas kemajuan sektor pertanian Jagungnya," katanya.
Ilyas menambahkan, bantuan tersebut segera diserahkan sebab satu unit traktor roda empat dengan merk Iseki type AT-5470 tersebut telah tiba di Berau, yang sekarang masih ditempatkan di Gudang Pertanian yang ada di Kecamatan Sambaliung.
"Secepatnya akan kami serahkan," ungkapnya.
Harapannya ke depan, katanya, bantuan tersebut dapat benar-benar dimanfaatkan dengan baik oleh para kelompok tani yang ada di Kampung Eka Sapta.
Hendaknya para petani juga dapat memanfaatkan dengan baik, dipelihara dan dirawat, sehingga pemanfaatannya dapat secara optimal dalam membantu pengolahan lahan pertanian. (*)
Pewarta: Helda MildianaEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026