Samarinda (ANTARA Kaltim) - SMA Negeri 8 Samarinda akan menggelar lomba baris-berbaris yang diikuti sejumlah SMA dari 14 kabupaten dan kota di Provinsi Kaltim, namun hingga saat ini jumlah peserta masih belum diketahui karena masih dalam proses pendaftaran.

"Lomba ini akan digelar sekitar minggu ketiga Oktober. Kami di Dinas Pendidikan Kaltim sangat mendukung kegiatan ini, makanya kami juga turut membantu agar lomba ini terselenggara meski tidak dapat membantu dana 100 persen," ujar Kepala Bidang Pembinaan SMP dan SMA Dinas Pendidikan Kalimantan Timur (Kaltim) Asli Nuryadin di Samarinda, Senin.

Kegitan tersebut, lanjutnya, murni gagasan dari pelajar SMAN 8 Samarinda, sehingga pihaknya memberikan apresiasi tinggi terhadap ide yang segera diwujudkan oleh para pelajar itu.

Lomba tersebut, lanjutnya, sepintas terlihat sepele, padahal jika dicermati, sesungguhnya kegiatan itu sangat besar maknanya, pertama para pelajar tersebut sudah berani menuangkan ide yang diwujudkan dalam bentuk program, kemudian program itu direalisasikan.

Kedua, kegiatan yang programnya dari bawah, atau berdasar dari gagasan para siswa yang didukung manajemen sekolah, maka dampaknya akan sangat besar karena siswa tersebut yang akan mengelola sendiri kegiatan itu.

Hal itu, menurut Asli, berbeda jika kegiatan itu merupakan program Dinas Pendidikan, maka jika ada sejumlah siswa yang dilibatkan, pada saat itu saja kesibukkan yang terlihat, setelah kegiatan itu gemanya juga akan hilang.

Sedangkan jika siswa sendiri yang merancang kemudian Dinas Pendidikan melakukan dukungan, sambungnya, selain gemanya panjang, dampak dari itu juga akan besar, seperti siswa tersebut akan membuat berbagai kegiatan lain yang sifatnya lebih besar.

Selain itu, kegiatan siswa tersebut juga merupakan langkah positif dalam upaya meminimalisir perkelahian antar pelajar (tawuran) yang sering terjadi di sejumlah daerah, karena dengan adanya kegiatan oleh siswa, maka hal-hal negatif yang kemungkinan akan terjadi dapat dihindari mengingat padatnya kegiatan mereka.

"Saya berharap lomba baris berbaris siswa SMA se-Kaltim ini akan terus berlanjut, dan ke depan bukan harus Samarinda yang menjadi tuan rumah, tapi dapat digilir ke kabupaten atau kota lain," ujar Asli menambahkan.  (*)



Pewarta: M Ghofar
: Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026