Dilaporkan bahwa meski unggul dalam penguasaan bola 2 x 45 menit dan menciptakan banyak peluang namun skuad Naga Mekes tidak mampu menyarangkan satu gol pun ke gawang Persiba, yang bermain cukup disiplin utamanya di lini pertahanan.
Beberapa kali peluang diciptakan pemain Mitra Kukar seperti Zulham Zamrun dan Anandito namun tak satupun bisa menembus pertahanan Persiba yang banyak menggunakan taktik bertahan dan sesekali melakukan serangan balik cepat.
Strategi yang diterapkan pelatih Persiba Hans Peter Schaller menghadapi Mitra Kukar hampir mirip ketika melawat ke Samarinda melawan Persisam Putra.
Han Peter Schaller banyak menumpuk pemain di lini belakang, dan sesekali melakukan serangan balik dengan cepat dan mengandalkan trio Asing Matsunaga, Kenji dan Aldo Baretto yang memang punya kualitas mengobrak -abrik pertahanan lawan.
Ternyata startegi tersebut membuahkan hasil satu poin setelah sebelumnya mendapatkan tiga poin ketika menaklukkan Persisam dengan skor tipis 1-0.
Pelatih Mitra Kukar Steffan Hansson mengakui persoalan finishing menjadi kendala pemainya untuk menaklukan lawan.
Padahal pada laga sebelumnya menghadapi Gresik United penyelesaian akhir tersebut sudah teratasi dengan bukti empat gol yang disumbangkan oleh pemain belakang dan gelandang.
"Banyak peluang tercipta, tapi sayang upaya pemain tidak membawa hasil, kedepan saya akan terus evaluasi terhadap tim ini," terang Hanson.
Sementara itu pelatih Persiba Balikpapanb Hans Peter Schaller mengakui timnya tidak tampil seperti biasa, meski demikian dia masih bersyukur mendapatkan satu poin.
"Anak-anak tampil tidak seperti biasa lebih banyak bermain bertahan, mungkin faktor kehilangan bola jadi penyebabnya, secara umum saya kurang puas dengan permainan tapi saya bangga bisa mendapatkan poin," katanya. (*)
Pewarta: ArumantoEditor : Arief Mujayatno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.