Penajam Paser Utara (ANTARA) - Perayaan HUT Ke-81 Republik Indonesia di Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Senin, dimeriahkan penampilan tari kolosal Harmoni Nusantara yang dibawakan ratusan siswa dari 12 sekolah di sekitar IKN.
Tarian ini menjadi salah satu hiburan utama setelah upacara pengibaran bendera Merah Putih di Plaza Seremoni.
Menurut Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono, tari kolosal tersebut merupakan hasil pelatihan yang digelar Otorita IKN sejak Mei hingga Juni 2026.
Ratusan penari pelajar tersebut memainkan koreografi yang memadukan unsur-unsur tari tradisional Aceh hingga Papua.
"Tentu itu sebagai simbol keberagaman budaya Indonesia,” kata Basuki.
Begitu rangkaian prosesi upacara HUT Ke-81 Kemerdekaan RI selesai dan para penari Tiga Pilar dari Brimob Polda Kaltim selesai, para siswa penari langsung mengambil tempat. Saat musik menghentak, serentak mereka bergerak.
Masyarakat yang menonton di luar area lapangan tampak antusias. Beberapa orang tua yang mendampingi anaknya mengabadikan momen itu dengan kamera ponsel.
Tepuk tangan meriah pun ramai saat tarian memasuki bagian akhir dan seluruh penari mengangkat tangan serempak mengikuti irama.
Penampilan kolosal ini menjadi penegasan bahwa IKN tidak hanya menjadi pusat pemerintahan, tetapi juga ruang bagi ekspresi budaya generasi muda.
Keterlibatan pelajar dari berbagai sekolah menunjukkan bahwa pembangunan IKN turut membuka ruang bagi kegiatan seni dan kebudayaan yang inklusif.
Penampilan para Bhayangkara Brimob di Tiga Pilar juga tak kalah mengesankan. Tetap mengenakan seragam lapangan hitam namun diberi hiasan di pundak dan sarung pendek khas Melayu, serempak gerak membuat mata penonton tetap melekat ke lapangan.
Begitu pula dengan kolone senapan yang juga ditampilkan Brimob Polda Kaltim, menunjukkan keterampilan pasukan dalam olah senjata.
"Yang harus aman bagi kawan, namun mematikan bagi lawan," ujar pembawa acara.
Kolone senapan juga mendapat tepuk tangan meriah, terutama ketika para prajurit membidikkan senapan ke udara dan memperdengarkan bunyi tembakan serempak.
Pewarta: Arumanto/Novi AbdiEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.