Bontang (ANTARA News Kaltim) - Tangki timbun "floating storage offloading" solar industri untuk menyuplai kebutuhan industri dan kapal tanker di Kalimantan Timur dan Kalimantan Selatan, akan mulai beroperasi pada Juni 2012.

"Saat ini masih dalam proses pengurusan izin baik di Bontang maupun Jakarta, dan Juni 2012 akan mulai beroperasi," kata Direktur PT Selebes Sarana Feng Yu Jia di Bontang, Kamis, di sela acara pemberian bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) kepada sejumlah panti asuhan.

Izin prinsip dari Wali Kota Bontang sendiri telah ditandatangani pada 19 Maret 2012.

Melalui penerjemah dan juru foto PT Selebes Sarana, Roni Sariadi, Miss Feng Yu Jia mengatakan, pertemuan investor dari Singapura yang akan berinvestasi pembangunan "floating storage offloading"tangki timbun solar industri di Bontang, dengan Wali Kota Bontang, Adi Darma, telah berlangsung di Jakarta pada pertengah Maret 2012.

Rencananya, tangki timbun solar ini berlokasi di Pulau Kedindingan yang tepatnya berada di perairan laut Bontang zona utara berdekatan dengan pulau Beras Basah.

Ia menambahkan, floating storage offloading (FSO) nantinya sebagai sarana tangki timbun terapung yang akan menyuplai kebutuhan solar industri untuk Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Bontang khususnya kapal tanker internasional yang mengangkut gas dari PT Badak NGL.

Sebelumnya, Wali Kota Bontang Adi Darma pernah mengatakan, dengan adanya investasi tangki timbun terapung ini manfaat bagi masyarakat Bontang di antaranya mendapatkan kesempatan kerja bagi tenaga kerja lokal, bagi UMKM dan BUMD. Juga multi effek pada transportasi, konsumsi, dukungan terhadap program pemerintah melalui CSR, hingga peluang kerja sama dalam pembangunan FSO di darat.

Seementara itu, upaya Pemkot Bontang dalam memperbaiki pelayanan perizinan terhadap investor yang masuk dengan memberikan kemudahan-kemudahan serta informasi-informasi tentang potensi investasi yang akurat, telah mulai mampu menarik masuk investor.

"Dalam proses investasi, Pemkot senantiasa memfasilitasi terhadap apapun kendala dan permasalahan di lapangan terkait upaya investasi masing-masing investor," ujar Adi Darma.

Bontang saat ini mendapatkan penilaian terbaik keenam di antara 10 kota dan 20 kabupaten yang memberikan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) se-Indonesia.



Bantu panti

Sementara itu, Kabid Sosial Dissosnaker Bontang, Agus Rudiansyah, mengatakan, PT Sarana Selebes yang akan bergerak untuk pergudangan dan penjualan solar industri memberikan alokasi dana tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) bagi panti asuhan yang ada di Bontang.

Agus mengatakan, dalam rencananya PT Selebes Sarana dengan jenis usaha pergudangan (floating storage off loading/FSO) 2012 akan mengalokasikan dana CSR-nya dalam bentuk uang tunai Rp30 juta bagi enam panti masing-masing lima juta rupiah, bantuan 10 unit computer dan LCD, bantuan buku-buku berbahasa Inggris, dan akan dibawa hasil lukisan anak panti ke Singapura.

Roni Sariadi menambahkan, bantuan dana sosial untuk panti kedepan sifatnya bukan amal tapi lebih ke pemberdayaan seperti dana yang akan diberikan untuk usaha ekonomi produktif.

Bontang menjadi pilihan investasi PT Selebes Sarana setelah dijajagi selama empat tahun, sebelumnya penjajagan dilakukan di Surabaya dua tahun.

"Bontang cukup strategis dekat berada di Selat Makassar, sehingga selain melayani kapal thanker yang berlabuh di Bontang juga melayani kebutuhan solar untuk wilayah disekitarnya hingga Banjarmasin," kata Roni. (*)



Pewarta: Suratmi
: Arief Mujayatno

COPYRIGHT © ANTARA 2026