Tema lukisannya budaya lokal, literasi, dan edukasi,
Balikpapan (ANTARA) - Komunitas Taman Baca An Nisaa Kelurahan Klandasan Ilir menggelar lomba melukis tembok (mural) di Jalan Gajah Mada RT 9, Klandasan Ilir, Balikpapan yang berlangsung pada 28 April hingga 1 Mei 2019.
“Namanya Mural Competition, pesertanya seniman, ada juga pelajar,” kata Ketua Panitia Roelyta Aminuddin, di Balikpapan, Minggu.
Para peserta itu berasal tak hanya dari Balikpapan, tapi juga ada dari Samboja, Samarinda, dan Bontang.
Di tembok gang yang mengarah ke Kantor Dinas Pendidikan Kota Balikpapan, ada 43 kaveling seluas 3X4 meter yang disediakan untuk dilukis peserta dengan tema seperti yang ditentukan panitia.
“Tema lukisannya budaya lokal, literasi, dan edukasi,” kata Roelyta yang juga dikenal sebagai penggiat literasi di Balikpapan itu.
Kawasan RT 9 juga dikenal sebagai Kampung Literasi. Maka sesuai tema itu, di ujung tembok dekat bak sampah RT 9, peserta Lomba Melukis Mural, Dody melukis besar-besar wajah barong khas Bali.
“Baru sketsa ini mas. Besok baru saya warnai,” katanya.
Walaupun baru sketsa, namun karena garis-garisnya sudah tegas, lukisan barong itu tampak sudah terasa hidup.
“Kalau malam orang bisa keder lewat sini. Biar orang buang sampah gak terlalu malam,” katanya lagi.
Sesuai Peraturan Wali Kota, waktu membuang sampah dari rumah ke Tempat Pembuangan Sementara adalah antara pukul 18.00-24.00.
Di awal gang, ada juga yang melukis wajah wanita Dayak Kenyah sebagai simbol adat dan budaya Kalimantan Timur.
Sampai menjelang sore, sebagian tembok yang semula putih polos sudah mulai terlihat berwarna-warni.
"Mural ini akan mempercantik kawasan ini. Akan menjadi daya tarik tersendiri yang mengundang orang datang,” kata Manajer Humas dan CSR PT Pertamina (Persero) Kalimantan. Pertamina menjadi sponsor utama kegiatan ini.
Kawasan Jalan Gajah Mada, atau lebih populer disebut dengan nama lamanya Jalan Dondang, adalah kawasan padat penduduk dan dianggap bagian dari kawasan Pasar Baru.
Kawasan itu kawasan campuran, di mana di pemukiman juga ada beragam jenis usaha masyarakat, selain juga perkantoran dan pendidikan. *
Pewarta: Novi AbdiEditor : Abdul Hakim Muhiddin
COPYRIGHT © ANTARA 2026