"Saya mau bagi-bagi hadiah untuk para kepala desa, totalnya ada Rp25 juta. Saya mau kasih kepada kepala desa, asal bisa jawab pertanyaan saya. Pertanyaannya mudah saja," ujar gubernur dalam pertemuan dengan 841 kades se-Kaltim.
Gubernur kemudian memanggil Direktur Utama Bank Kaltim Zainuddin Fanani untuk mengambilkan uang senilai Rp25 juta. Fanani pun langsung menyuruh stafnya mengambil uang seperti yang diminta gubernur.
"Jangan salah sangka dulu. Ini uang memang dari Bank Kaltim, tapi uang ini dipotong langsung dari rekening pribadi saya," kata Awang Faroek yang langsung disambut tepuk tangan dari para kades yang hadir.
Sebelum uang itu sampai di tangannya, Awang Faroek langsung memanggil salah seorang kades dari kabupaten terjauh, yakni Mahakam Ulu.
Kades dari Kabupaten Mahakam Ulu itu kemudian maju ke panggung dan mengenalkan diri. Ia adalah salah seorang kades dari Kecamatan Long Hubung.
Pertanyaan yang dilontarkan gubernur adalah Mahakam Ulu merupakan daerah otonomi baru hasil pemekaran dari Kabupaten Kutai Barat. Apa salah satu tujuan dari pembentukan daerah otonomi baru?.
Mendapat pertanyaan gampang ini, kades pun langsung menjawab lancar, "Salah satu tujuannya adalah untuk mempercepat pembangunan daerah dan menyejahterakan masyarakat karena pelayanan pemerintahan lebih dekat".
Pertanyaan kedua adalah apa nama negara bagian yang bertetangga dengan Mahakam Ulu. Kades ini menjawab, "Serawak, Malaysia".
Bersamaan dengan terjawabnya pertanyaan itu, uang Rp25 juta yang tadi diminta langsung dipotong dari rekening pribadinya pun datang yang diantar oleh salah satu pejabat Bank Kaltim.
Nasib baik bagi kades ini karena gubernur menyatakan jawaban itu benar, sehingga kades dari Mahakam Ulu ini langsung mendapat hadiah uang tunai senilai Rp5 juta.
Gubernur kemudian memanggil kades dari Kabupaten Kutai Timur. Banyak kades yang angkat tangan untuk maju, namun gubernur hanya memanggil salah satunya, yang kemudian beruntung adalah salah satu kades dari Kecamatan Karangan.
"Saat saya masih menjadi Bupati Kutai Timur dulu, program apa yang sampai saat ini masih berjalan dan bisa membuat masyarakat sejahtera?," tanya Awang.
Kades dari Karangan ini menjawab, "perkebunan kelapa sawit". Kades itu beruntung dan mendapat uang Rp5 juta, setelah gubernur menyatakan jawaban ini benar.
Tiga kades lain yang juga beruntung mendapat hadiah masing-masing Rp5 juta adalah kades dari Kabupaten Berau, Kutai Timur, dan Kutai Barat. (*)
Pewarta: M Ghofar: Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.