Sangata (ANTARA News - Kaltim)- Pemilih yang sah mengantongi hak suara dalam Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Kutai Timur periode 2010-2015 yang tahap pencentangan suara Sabtu (27/11) mencapai 209.707 orang.

"Seperti biasa, pelaksanaan tahap pencentangan suara  mulai pukul 07.00 Wita hingga pukul 13.00 Wita," kata Ketua Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kutai Timur,  Rusmiyati di Sangata, Jumat.
    
Berdasarkan data hasil Sensus Penduduk 2010, Badan Pusat Statistik (BPS) Kutai Timur mencatat bahwa jumlah penduduk Kabupaten Kutai Timur adalah 253.847 orang, sedangkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilkada tahun 2010 sebanyak 209.707 orang.
   
Dari jumlah DPT tersebut tersebar di 536 Tempat Pengumutan Suara (TPS), di tiga daerah pemilihan (Dapil).
    
Dikatakannya bahwa pemillihan kepala daerah terbagi tiga zona yakni zona 1 meliputi kecamatan Sangata Utara, Sangata Selatan, Teluk Pandan , Rantau Pulung dan Kecamatan Bengalon
   
Kemudian zona 2 meliputi delapan kecamatan masing-masing, Kongbeng, Muara Wahau, Batu Ampar, Telen, Long Masengat, Muara Ancalong, Budang dan Muara Bengkal.Sedangkan zona 3 terdiri dari Kecamatan Sangkulirang, Kaliorang, Kaubun, Sandaran dan Karangan
   
"Kami mengingatkan semua pihak agar demokrasi Pilkada Kutai Timur berjalan aman, lancar dan kondusif serta menghasilkan calon pemimpin yang berkualitas dan amanah untuk membangun bangsa dan negara," ujarnya.
   
Sementara Kapolres Kutai Timur AKBP Prasojo Wibowo mengatakan, untuk menjaga kondusifnya pemilihan kepala daerah kali ini, Polres Kutai Timur akan menurunkan 253 personel khusus menjaga dan  pengamanan Tempat Pemungutan Suara (TPS).
   
Jumlah personil yang mengamankan TPS berjumlah 253 orang, tetapi secara keseluruhan Polres Kutai Timur menerjunkan 1.800 personel terdiri dari Brimob Polda Kaltim satu SSK (setara dengan 100 personel), dua SSK Samapta Polda Kaltim, 253 personel dari Polres Kutim, 1.072 personel
   
Selain itu, juga ada bantuan pengamanan dari Perlindungan Masyarakat (Linmas), satu peleton (setara 33 personel) dari Kodim Sangatta dan satu peleton dari Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Sangatta.
  
Menurut AKBP Prasojo Wibowo,yang menjadi perhatian serius pihak Kepolisian pada Pilkada Kutai Timur adalah rawannya isu SARA yang mungkin saja dihembuskan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab
  
 "Isu SARA (suku, agama dan antarras) berpotensi menjadi gejolak namun kita berharap semua itu tidak terjadi, karena hanya akan merugikan kita semua,"kata Kapolres.


Editor : Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026