Sangatta (ANTARA) - Setelah menunggu hujan di kemarau yang panjang, sejumlah wilayah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) diguyur hujan yang deras pada siang Rabu (9/9).

“Laporan dari sejumlah camat banyak yang wilayahnya mengalami hujan juga. Kecamatan Rantau Pulung malahan dari tadi malam diguyur hujan lebat,” ucap Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kutai Timur (Kutim), Sulastin, di Sangatta.

Sejumlah kecamatan, seperti Kecamatan Sangatta Utara, Sangatta Selatan, Rantau Pulung, Kombeng, hingga Karangan diguyur hujan yang deras sejak malam tadi hingga siang hari.

Dia menyampaikan dari laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) hari ini Kabupaten Kutai Timur diguyur hujan, dari tingkat ringan hingga lebat.

Pada pagi hari, Pemkab Kutim bersama masyarakat menggelar sholat istisqa untuk memohon hujan, ratusan jamaah memadati lapangan di depan kantor Bupati Kutim.

“Alhamdulillah setelah melakukan berbagai upaya seperti sholat istisqa. Wilayah kita diguyur hujan yang lebat,” ujarnya.

Lebih lanjut, dengan adanya hujan yang hampir di seluruh wilayah Kutim. BPBD Kutim mencatat adanya penurunan titik panas atau hotspot, dari 57 menjadi 41 titik hotspot.

Sulastin mengatakan pihaknya tetap terus siap siaga untuk melakukan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Dia juga menghimbau masyarakat untuk tetap siaga dan memperhatikan lingkungan sekitar, agar dapat meminimalisir kasus karhutla terjadi kembali.

“Kami akan selalu siap siaga mengantisipasi bencana-bencana yang akan terjadi. Baik di musim kemarau atau musim hujan nantinya,” katanya.



Pewarta: Muhammad Hafif Nikolas
Editor : M.Ghofar

COPYRIGHT © ANTARA 2026