Samarinda (ANTARA News - Kaltim) - Satuan Reskrim Polresta Samarinda, Kaltim kini terus melakukan penyelidikan guna mengungkap penyebab kebakaran di Jl DR Soetomo Samarinda yang menewaskan satu orang, yakni Hj. Nur Cahaya (70) atau akrab dipanggil Acil Cahaya.

Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Komisaris Arif Budiman di Samarinda, Kamis menyatakan bahwa pihaknya memang masih menyelidiki secara intensif kebakaran itu guna mengetahui penyebab musibah pada Kamis dini hari itu (14/10).

Kasat Reskrim Polresta Samarinda itu mengaku bahwa belum bisa memastikan penyebab kebakaran tersebut pada salah satu kawasan yang padat penduduk itu.

"Api diduga dari rumah korban, yakni Hj. Nur Cahaya namun kalau penyebabnya masih kami selidiki. Sudah empat orang saksi kami mintai keterangan untuk memastikan penyebab kebakaran tersebut," papar  Arif Budiman.

Mengenai isu berkembang bahwa ada unsur kesengajaan dalam musibah itu, ia membantah karena belum ada bukti kuat terkait khabar yang kini berkembang luas tersebut. 

"Menurut kami, informasi itu tidak bisa dipertanggungjawabkan sebab belum ada bukti yang mendukung. Dari hasil penyelidikan kami, hanya ada satu korban meninggal yakni, Hj. Nur Cahaya itu," ujar Arif Budiman. 

Sebelumnya, berhembus informasi bahwa kebakaran itu diduga sengaja dilakukan oleh penghuni kost di rumah Hj. Nur Cahya.

Bahkan, menurut beberapa warga, kebakaran itu tidak hanya menewaskan Hj.Nur Cahaya tetapi juga seorang bayi.

"Banyak warga menduga, kebakaran itu akibat unsur kesengajaan yang dilakukan oleh penghuni kos di rumah korban karena sakit hati diusir," kata seorang warga Jalan dr.Sutomo Gang 8 yang mengungkapkan dugaan itu.

Warga yang mengaku rumahnya berada tak jauh dari lokasi kebakaran itu mengungkapkan bahwa ada warga yang melihat seorang Waria yang selama ini indekos di rumah Hj. Nur Cahaya keluar dari rumah itu sebelum kebakaran terjadi.

Beberapa warga yang ditemui di lokasi kejadian menuturkan bahwa saat kebakaran berlangsung, Acil Cahaya (nama panggilan korban sehari-hari) sempat lolos dari kobaran api namun dia kembali masuk ke rumahnya.

"Korban sempat keluar namun mungkin ada yang ingin diambilnya, sehingga dia kembali masuk kemudian akhirnya Acil Cahaya sudah ditemukan tewas terbakar," kata salah seorang saksi mata itu.




: Iskandar Zulkarnaen

COPYRIGHT © ANTARA 2026