Tenaga honorer belum menerima gaji dari masing-masing sekolah sejak Februari 2016, karena pencairan dana bosda ditunda,"Penajam (ANTARA Kaltim) - Sebanyak 716 tenaga honorer Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara, pada periode Februari hingga Maret 2016 belum menerima gaji.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Penajam Paser Utara, Marjani, saat dihubungi di Penajam, Senin menyatakan, belum digajinya ratusan honorer tersebut disebabkan adanya penundaan pencairan dana bantuan operasional sekolah daerah atau Bosda dari pemerintah daerah.
"Tenaga honorer belum menerima gaji dari masing-masing sekolah sejak Februari 2016, karena pencairan dana bosda ditunda," kata Marjani.
Ia menduga, penundaan pencairan dana bosda dari pemerintah daerah tersebut imbas dari menurunannya dana bagi hasil sektor minyak dan gas dari pemerintah pusat.
Dengan ditundanya pencairan dana bantuan sekolah daerah tersebut lanjut Marjani, membuat ratusan tenaga honorer di sekolah yakni, guru dan tenaga tata usaha belum menerima gaji selama dua bulan terakhir.
"Saya tidak bisa pastikan kapan Bosda itu dicairkan pemerintah setempat, karena keuangan daerah saat ini mengalami defisit akibat dana bagi hasil sektor migas dari pemerintah pusat berkurang," ujarnya.
Namun Marjani menyatakan, telah mendapatkan rekomendasi dari Sekretaris Kabupaten Penajam Paser Utara, sehingga dana batuan sekolah daerah tersebut segera dicairkan.
"Selain untuk dana operasional sekolah bosda juga untuk membayar gaji tenaga honorer, jadi kami harapkan dapat segera dicairkan," kata Marjani. (*)
Pewarta: Bagus Purwa: Amirullah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.