Apalagi saat ini sumber daya alam yang menjadi sektor unggulan Kaltim untuk menambah pendapatan asli daerah Kaltim sudah mulai habis.
“Duapuluh tahun ke depan sumber daya alam kita sudah tidak bisa diandalkan lagi. Saatnya mulai mengembangkan sektor pariwisata. Karena itulah salah satu yang akan membantu pendapatan daerah selain pertanian dan perkebunan,†kata Kewot – sapaan akrabnya.
Menurut Kewot, Kaltim khususnya maupun Indonesia pada umumnya memiliki destinasi wisata yang berkualitas. Sehingga mudah untuk menarik wisatawan. Daya tarik wisata tersebut antara lain alam dan dan budaya.
“Selain itu wisata kita memiliki nilai plus dan keunggulan, yakni biaya yang ditawarkan cukup murah. Untuk itu kita perlu mengemas objek-objek wisata kita dengan paket yang menarik,†ucapnya.
Untuk menawarkannya, politikus PDI Perjuangan ini mengimbau para pelaku industri wisata di daerah melakukan kerja sama dengan pelaku wisata di tingkat nasional. Hal tersebut untuk memudahkan wisman mendapatkan paket-paket wisata yang menarik.
“Dengan cara itu kita bisa merebut pasar wisata mancanegara dengan segala keuntungan yang dimiliki. Sehingga sektor wisata bisa berkembang secara berkesinambungan,†tuturnya. (Humas DPRD Kaltim/adv)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.