Jauhkan pikiran bahwa KKN atau magang ini hanya sekadar syarat untuk lulus, melainkan sebagai laboratorium kehidupan, tempat ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diuji dan diterapkan di dunia nyata
Paser (ANTARA) -
Pemerintah Kabupaten Paser melepas mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur  (UMKT) yang akan mengikuti program Kuliah Kerja Nyata (KKN), magang, dan pertukaran pelajar sebagai bagian dari upaya penguatan sumber daya manusia dan pembangunan daerah.

Pelepasan berlangsung di Ruang Rapat Sadurengas, Kantor Bupati Paser, Kamis (9/7), dipimpin Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkes) Kabupaten Paser, Romif Erwinadi, yang mewakili Bupati Paser Fahmi Fadli.

Ia mengingatkan kepada para mahasiswa agar memaknai KKN, magang, dan pertukaran pelajar sebagai proses pembelajaran di lapangan, bukan sekadar memenuhi persyaratan akademik.

"Jauhkan pikiran bahwa KKN atau magang ini hanya sekadar syarat untuk lulus, melainkan sebagai laboratorium kehidupan, tempat ilmu yang diperoleh di bangku kuliah diuji dan diterapkan di dunia nyata," kata Romif. 

Menurutnya, pengalaman KKN akan menjadi bekal penting dalam membentuk karakter, kepemimpinan, serta kemampuan menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat.

Romif menegaskan, program tersebut juga sejalan dengan komitmen Pemerintah Kabupaten Paser dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui program unggulan satu desa satu sarjana.

"Kami berharap para mahasiswa dapat menjadi motor penggerak pembangunan desa dengan menghadirkan inovasi, khususnya di sektor pertanian dan pengembangan ekonomi masyarakat," ujarnya.

Dia juga berpesan kepada para mahasiswa yang melakukan KKN agar memanfaatkan kesempatan untuk mempelajari berbagai praktik terbaik yang dapat diterapkan di Kabupaten Paser.

Romif mencontohkan pengembangan komoditas kelapa sawit di Malaysia yang dinilai dapat menjadi referensi dalam meningkatkan produktivitas sektor pertanian di daerah.

"Serap ilmu sebanyak-banyaknya di negeri tetangga, kemudian bawa pulang pengetahuan yang relevan untuk diterapkan dalam mendukung kemajuan Kabupaten Paser," katanya.

Selain itu, ia juga meminta para kepala desa yang menjadi lokasi KKN agar menjadikan mahasiswa sebagai mitra strategis dalam mendorong partisipasi masyarakat dan pembangunan desa.

Ia berharap para mahasiswa memperoleh ruang untuk berkontribusi secara aktif selama menjalankan pengabdian di desa sehingga mampu mendukung terwujudnya visi pembangunan Paser TUNTAS.  (Adv Kominfo Paser)

 



Pewarta: R. Wartono
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026