"Untuk TBS kelapa sawit berumur 10 tahun ke atas pada April seharga Rp1.589,14 per kilogram (kg), pada Mei turun menjadi Rp1.572,82 per kg, pada Juni turun menjadi Rp1.495,82 per kg, dan periode Juli ini naik menjadi Rp1.534,26 per kg," kata Ketua Tim Penetapan Harga TBS Kaltim Mochammad Yusuf di Samarinda, Rabu.
Yusuf yang juga Kepala Bidang Usaha Dinas Perkebunan Kaltim melanjutkan, kenaikan harga TBS kelapa sawit dipengaruhi oleh mulai menguatnya harga jual minyak sawit atau crude palm oil (CPO) di tingkat dunia, sehingga hal ini berimbas pada penjualan komoditas dari bahan baku kelapa sawit, termasuk harga jual TBS.
Dia berharap mulai menguatnya harga TBS yang pertama kali selama empat bulan terakhir ini merupakan momentum untuk terus naiknya harga, sehingga petani sawit kembali bergairah seperti bulan-bulan sebelumnya yang pernah berada di puncak harga.
Menurutnya, kenaikan harga tersebut disepakati berdasarkan keputusan Tim Penetapan Harga TBS Dinas Perkebunan Kaltim.
Harga TBS dari umur tiga tahun juga mengalami kenaikan hingga menjadi Rp1.345,26 per kg dari bulan sebelumnya yang seharga Rp1.311,54 per kg.
Kemudian TBS umur empat tahun naik menjadi seharga Rp1.373,87 per kg, umur lima tahun menjadi Rp1.402,20 per kg, umur enam tahun naik menjadi Rp1.438,49 per kg, umur tujuh tahun menjadi Rp1.452, 63 per kg.
Selanjutnya TBS kelapa sawit berumur delapan tahun naik menjadi Rp1.487,8 per kg dari sebelumnya Rp1.450,57 per kg, umur sembilan tahun menjadi Rp1.522,07 per kg dari sebelumnya Rp1.483,85 per kg, dan umur sepuluh tahun ke atas naik menjadi Rp1.534,24 per kg.
Sementara itu, harga CPO tertimbang juga mengalami kenaikan dengan ketetapan oleh tim menjadi seharga Rp7.371, 66 per kg dari bulan sebelumnya yang seharga Rp7.132,20 per kg.
Tetapi untuk untuk harga kernel (inti sawit) justru mengalami penurunan, yakni dari Rp4.337,68 per kg pada Juni turun menjadi Rp4.244,21 per kg pada Juli ini. (*)
Pewarta: M.GhofarEditor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.