Samarinda (ANTARA) - Unit Permukiman Transmigrasi (UPT) yang terletak di Desa Keladen, Kabupaten Paser, Provinsi Kalimantan Timur, menunjukkan pertumbuhan dan perkembangan dengan kini berjumlah 110 kepala keluarga (KK) menjadi masyarakat yang mandiri serta produktif pada tahun 2026.

"Penempatan warga transmigrasi ini tidak hanya sekadar memindahkan penduduk dari daerah asal, tetapi juga merupakan upaya pemerintah untuk menyiapkan kehidupan baru yang jauh lebih layak dan produktif," kata Kepala Disnakertrans Kaltim Rozani Erawadi di Samarinda, Kamis.

Permukiman transmigrasi ini bermula pada  2018 silam ketika Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur untuk pertama kalinya menempatkan sebanyak 40 KK perintis di kawasan tersebut.

Program pemerataan dan pengembangan wilayah ini terus berlanjut dengan penambahan 15 KK pada tahun 2021, disusul 5 KK pada 2022, hingga penempatan sebanyak 50 KK pada  2025.

"Guna memastikan masa transisi adaptasi kehidupan yang lancar, pemerintah daerah memberikan dukungan logistik selama warga tinggal di lokasi berupa jatah beras rutin serta catu pangan non-beras," jelas Rozani.

Tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan pokok saja, setiap keluarga transmigran juga menerima bantuan sarana produksi pertanian (saprotan) untuk memulai kegiatan bercocok tanam di lahan garapan masing-masing.

 Rozani menyatakan pemenuhan infrastruktur energi juga menjadi perhatian melalui penyediaan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) untuk mendukung penerangan warga dan dapat menunjang berbagai kegiatan ekonomi rumah tangga.

"Kami terus melakukan pembinaan melalui serangkaian program pelatihan kewirausahaan terpadu yang dirancang khusus untuk menciptakan kemandirian finansial dan meningkatkan taraf hidup keluarga," papar dia.

Pihaknya juga memperkuat ketahanan pangan mandiri dengan memberi pelatihan budidaya komoditas unggulan alternatif seperti talas beneng, padi gogo, hingga penanaman jagung.

Pihaknya terus melakukan pendampingan berkelanjutan, penyediaan fasilitas dasar, dan pembukaan peluang ekonomi sebagai wujud kolaborasi antara pemerintah bersama warga dalam membangun Desa Keladen yang terus bertumbuh.



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026