Fasilitas kesehatan itu sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan di wilayah penyangga IKN

Penajam Paser Utara (ANTARA) - Klinik Pratama Santo Borromeus yang mulai operasional di kawasan Maridan, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur memperkuat layanan kesehatan di daerah setempat sebagai penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

"Fasilitas kesehatan itu sebagai upaya memperluas akses layanan kesehatan di wilayah penyangga IKN," ujar Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan Pemerintah Bupati Penajam Paser Utara Margono Hadisutanto ketika ditanya mengenai operasional klinik tersebut di Penajam, Senin.

Pertumbuhan penduduk dan mobilitas tinggi di Kecamatan Sepaku sebagai kawasan strategis IKN, kata dia, membuat kebutuhan layanan kesehatan diperkirakan meningkat signifikan.

Oleh karena itu, katanya, kolaborasi lintas sektor dalam memperkuat layanan kesehatan sebagai penting.

Dia mengharapkan kehadiran Klinik Pratama Santo Borromeus mampu menjawab kebutuhan layanan dasar masyarakat, sekaligus menjadi mitra pemerintah.

Penambahan fasilitas kesehatan, kata Margono Hadisutanto, juga selaras dengan jaminan ketersediaan tenaga medis, kelengkapan sarana, serta sistem rujukan yang efektif.

Ketua panitia pembangunan klinik itu, Frederik Jhon, mengatakan Klinik Pratama Santo Borromeus tidak hanya pada layanan pengobatan, tetapi juga edukasi kesehatan masyarakat untuk mendukung program dan kegiatan pembangunan kesehatan oleh pemerintah kabupaten.

Di tengah transformasi besar kawasan IKN, katanya, tantangan ke depan tidak hanya soal pembangunan fisik, melainkan juga memastikan layanan kesehatan merata, berkualitas, dan mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat secara berkelanjutan.

"Hadirnya Klinik Pratama Santo Borromeus menambah satu fasilitas kesehatan di wilayah Kecamatan Sepaku," kata  dia.



Pewarta: Nyaman Bagus Purwaniawan
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026