Samarinda (ANTARA) - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Timur menggandeng enam perguruan tinggi setempat dalam memperkuat literasi kebanksentralan, guna mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, adaptif, dan berdaya saing.
Sebanyak enam perguruan tinggi ini, yakni Universitas Mulawarman, UIN Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda, Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda, Universitas Kutai Kartanegara Tenggarong, Politeknik Negeri Samarinda, dan Politeknik Pertanian Negeri Samarinda.
"Program Pendidikan Kebanksentralan merupakan bentuk komitmen BI dalam memperkuat edukasi dan literasi kebanksentralan melalui sinergi dengan perguruan tinggi," ujar Kepala Perwakilan BI Kaltim Jajang Hermawan di Samarinda, Sabtu.
Program ini bagian penguatan skema beasiswa sebelumnya yang saat ini dijalankan melalui tiga pilar utama, yaitu pembelajaran, penelitian, dan pemberdayaan.
Secara lebih rinci, Program Pendidikan Kebanksentralan mencakup Program Bantuan Pendidikan Kebanksentralan, Program Bantuan Penelitian, dan Program Literasi Kebanksentralan.
Melalui ketiga pilar ini, kata ia, BI mendorong penguatan literasi mengenai mandat, peran, dan kebijakan bank sentral, pengembangan riset di bidang kebanksentralan oleh civitas academica, serta peningkatan kapasitas SDM melalui bantuan pendidikan dan pengelolaan komunitas penerima manfaat, yakni Generasi Baru Indonesia (GenBI).
Ia menyebut acara seremoni penandatangan dengan enam perguruan tinggi sekaligus peluncuran program Pendidikan Kebanksentralan dan Kuliah Umum Kebanksentralan, telah dilakukan pada Kamis (23/4).
Program ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa dan masyarakat, sedangkan Kuliah Umum Kebanksentralan diikuti 180 mahasiswa berasal dari enam perguruan tinggi mitra.
Sesi kuliah umum diisi pemaparan mengenai materi kebanksentralan yang disampaikan Kepala Perwakilan BI Provinsi Kaltim, dilanjutkan dengan bincang wicara mengenai Sistem Pembayaran Indonesia dan Pelindungan Konsumen.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman lebih komprehensif mengenai peran dan kebijakan BI, sekaligus memperluas wawasan mereka terhadap isu-isu strategis di bidang ekonomi dan keuangan.
"Ke depan, sinergi antara BI dan perguruan tinggi di Kaltim diharapkan makin kuat dan berdampak positif, sehingga mampu menciptakan peluang lebih luas bagi pengembangan SDM Indonesia serta melahirkan generasi penerus berkualitas dan berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa," kata Jajang.
Pewarta: M.GhofarEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026