Penajam Paser Utara (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur menyebut bahan pangan berbagai komoditas di pasaran mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat kabupaten setempat.
"Ketahanan persediaan bahan pangan secara umun cukup memenuhi kebutuhan masyarakat," ujar Sekretaris Daerah Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara Tohar ketika ditanya mengenai pantauan tim pengendalian inflasi daerah (TPID) di Penajam, Sabtu.
Pemerintah kabupaten terus memantau distribusi bahan pangan agar kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama dengan adanya rangkaian perayaan hari besar keagamaan.
Kelancaran pasokan bahan pangan kunci utama menjaga stabilitas harga di pasaran, sehingga masyarakat tidak terbebani dengan lonjakan harga yang biasanya terjadi di hari besar keagamaan.
Tim gabungan rutin melakukan pengawasan dan pemantauan secara ketat, jelas dia, di pasar tradisional, toko modern, hingga ke tingkat distributor demi mencegah potensi penimbunan atau kelangkaan barang.
Kolaborasi secara intensif dilakukan antara Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Kukmperindag) bersama Dinas Ketahanan Pangan (DKP) Kabupaten Penajam Paser Utara.
Terdata beras medium tersedia sekitar 1.500 ton dan beras premium kisaran 300 ton, serta gula tersedia sekitar 14 ton, minyak goreng kisaran 1.000 liter di tingkat distribusi dan bakal mendapat tambahan pasokan minyak goreng sekitar 80.000 liter.
Komoditas seperti bawang merah, bawang putih, kentang dan sejumlah bahan pangan lainnya masih mendatangkan dari luar Kabupaten Penajam Paser Utara, kata dia, tetapi persediaan komoditas tersebut masih aman.
Cabai kecil atau rawit hasil petani lokal cukup melimpah, sehingga komoditas tersebut juga aman dapat memenuhi kebutuhan masyarakat, demikian Tohar.
Baca juga: Pasar Segar Sepaku lokasi alternatif belanja di IKN
Pewarta: Nyaman Bagus PurwaniawanEditor : Imam Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2026