Samarinda (ANTARA) - Layanan bus Antar-Kota Antar-Provinsi (AKAP) rute Kalimantan Timur (Kaltim) menuju Kalimantan Selatan (Kalsel) berjalan lancar tanpa insiden selama periode mudik dan arus balik Lebaran 2026 dengan melayani total 6.495 penumpang.

"Sejauh ini tidak ada laporan insiden maupun bus mogok dari arus mudik hingga balik karena semua armada rutin melakukan pengecekan berkala beserta penerapan ketat protokol keselamatan pengemudi," kata Pengawas Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Samarinda Seberang Yunita Sari di Samarinda, Jumat.

Yunita mengatakan total 6.495 penumpang tersebut merupakan akumulasi pergerakan kelancaran transportasi massal sejak H-8 pada 13 Maret hingga H+4 Lebaran pada 26 Maret 2026.

Dari keseluruhan total mobilitas angkutan darat antarprovinsi tersebut, ia mengatakan pengelola terminal mencatat sebanyak 3.481 orang merupakan penumpang yang datang dan 3.014 orang merupakan penumpang yang berangkat.

Puncak arus mudik untuk kedatangan penumpang di terminal di Samarinda itu terjadi sebelum hari raya, tepatnya pada H-2 Lebaran atau 19 Maret 2026 dengan jumlah 426 orang.

Baca juga: Jumlah arus balik di Terminal Lempake Samarinda masih tinggi di H+5 Lebaran

Sementara itu, pergerakan keberangkatan tertinggi pada fase mudik tercatat terjadi sedikit lebih awal, yakni pada H-3 atau 18 Maret 2026 yang mencapai 349 penumpang.

Memasuki masa pasca-Lebaran, grafik kedatangan kembali melonjak hingga mencapai titik tertingginya pada fase arus balik di H+3 atau tanggal 25 Maret 2026 dengan melayani 438 penumpang.

"Guna memastikan seluruh penumpang terlayani dengan aman selama masa sibuk tahun ini, kami telah menyiagakan sekitar 70 armada bus jarak jauh rute Kaltim-Kalsel," kata Yunita.

Ia mengatakan puluhan armada angkutan darat berkapasitas 44 kursi penumpang tersebut berasal dari empat Perusahaan Otobus (PO), yakni Damri, Bintang Mas, Pulau Indah Jaya, dan Samarinda Lestari.

Baca juga: Gubernur Kaltim pastikan layanan RSUD Balikpapan optimal saat Lebaran



Pewarta: Ahmad Rifandi
Editor : Imam Santoso

COPYRIGHT © ANTARA 2026