Ujoh Bilang, Kaltim (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu), Kalimantan Timur menggandeng Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, guna mencetak SDM kompeten yang memiliki daya saing, kreatif, dan inovatif sehingga pembangunan di berbagai bidang lebih cepat dilakukan.
"Kerja sama dengan ITN Malang tahun ini merupakan tindak lanjut sekaligus penguatan atas kerja sama yang telah terjalin sebelumnya yang telah memberikan banyak manfaat, sehingga kolaborasinya kembali dilanjutkan," ujar Bupati Mahulu Angela Idang Belawan di Ujoh Bilang, Kamis.
Kerja sama yang ditingkatkan ke berbagai bidang tahun ini meliputi peningkatan bidang pendidikan, penelitian, pariwisata, infrastruktur, pengabdian sarjana baru lulus kepada masyarakat perbatasan, serta pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Ia berharap, mahasiswa berasal dari Mahulu yang telah lulus dari ITN Malang tidak hanya bekerja di lingkungan pemerintahan, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja baru di Kabupaten Mahulu agar bisa menyerap tenaga kerja lokal, serta memiliki daya saing bukan hanya nasional, tetapi hingga tingkat internasional.
"Dalam kerja sama yang telah berlangsung selama beberapa tahun ini, Pemkab Mahulu merasa sudah banyak manfaat besar yang dirasakan, sehingga kolaborasi tahun ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya yang difokuskan pada sektor pendidikan," ujar Angela.
Ia menyebut bahwa kerja sama ini merupakan kebanggaan tersendiri karena generasi penerus Mahulu dapat melanjutkan program pendidikan di ITN Malang, sebagai langkah menggali dan mengembangkan pengetahuan.
Saat melakukan penandatanganan nota kesepahaman di Kampus II ITN Malang, Senin (23/2), ia mengatakan bahwa hingga kini Mahulu terdapat banyak keterbatasan, sehingga melalui kerja sama ini diharapkan dapat melahirkan sejumlah ide baru bagi percepatan pembangunan di berbagai bidang.
Rektor ITN Malang Awan Uji Krismanto menyambut baik keberlanjutan kerja sama dan menegaskan kesiapan institusi dalam mendukung program-program strategis Pemkab Mahulu melalui pendampingan akademik, riset terapan, peningkatan kapasitas aparatur dan masyarakat, khususnya dalam penguatan kualitas SDM.
Baca juga: Lowongan guru Sekolah Garuda dibuka, ada 200 formasi lebih
