Balikpapan (ANTARA) - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Balikpapan menyiapkan uang kartal Rp1,77 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama masa libur Natal dan Tahun Baru untuk wilayah Balikpapan, Penajam Paser Utara, dan Paser.
Jumlah tersebut naik delapan persen dibanding periode Nataru tahun 2024. Kenaikan ini dipengaruhi meningkatnya transaksi tunai menjelang libur panjang, ditambah aktivitas ekonomi daerah yang masih stabil di akhir tahun.
Untuk memudahkan masyarakat mendapatkan uang pecahan, BI membuka empat titik layanan penukaran di Balikpapan. Di PPU dan Paser, layanan dilakukan melalui bank-bank yang beroperasi di daerah tersebut.
Menjelang Nataru, BI juga menggelar layanan kas keliling di dua rumah ibadah di Balikpapan. Layanan ini membawa modal kerja Rp1 miliar dan melayani ratusan warga yang membutuhkan uang pecahan baru.
Kepala Perwakilan BI Balikpapan, Robi Ariadi, menyebut layanan kas keliling ini membantu masyarakat yang membutuhkan uang tunai baru tanpa harus datang ke kantor BI.
Selain itu, BI memastikan kas titipan di Paser tetap beroperasi untuk memenuhi kebutuhan uang kartal masyarakat selama periode puncak libur akhir tahun.
Sepanjang 2025, peredaran uang tunai dari kas BI Balikpapan diperkirakan mencapai Rp7,92 triliun. Angka ini turun dibanding tahun sebelumnya, sejalan dengan meningkatnya penggunaan transaksi digital.
Sementara aliran uang masuk diperkirakan Rp3,5 triliun, juga lebih rendah dari tahun 2024. Penurunan ini dipengaruhi semakin luasnya penggunaan QRIS dalam transaksi sehari-hari.
Meski transaksi digital tumbuh, kebutuhan uang tunai tetap naik pada periode hari besar keagamaan dan libur nasional. Pola ini berulang setiap tahun, terutama pada Lebaran dan Nataru.
BI Balikpapan juga terus mengingatkan masyarakat untuk mengenali ciri keaslian rupiah dan menggunakan uang secara bijak melalui kampanye Cinta, Bangga, Paham Rupiah. ***
