Sebenarnya ada 43, namun empat orang bertugas untuk di tingkat Provinsi Kalimantan Timur untuk mewakili Kota Balikpapan

Balikpapan (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan mengukuhkan 39 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia tingkat kota di Balikpapan Sport and Convention Center (BSCC) Dome.

"Sebenarnya ada 43, namun empat orang bertugas untuk di tingkat Provinsi Kalimantan Timur untuk mewakili Kota Balikpapan," kata Wali Kota Balikpapan Rahmad Mas'ud, kepada wartawan seusai pengukuhan, Jumat (15/8) malam.

Rahmad  berharap kepada anggota Paskibraka pada  pelaksanaan pengibaran bendera HUT ke-80 RI dapat berjalan lancar, khidmat, dan menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa nasionalisme.

“Kita tidak punya jasa terhadap kemerdekaan karena kita belum lahir. Dengan jasa para pahlawan, tugas kita adalah mengisi kemerdekaan sesuai niat pendahulu, memakmurkan, memajukan, dan mensejahterakan bangsa,” katanya.

Oleh karena itu, ia mengajak untuk mendoakan anggota Paskibraka tersebut agar selalu dalam keadaan sehat sampai hari pelaksanaan.

“Kita mendoakan mudah-mudahan semua pengibar bendera ini dalam keadaan sehat walafiat sampai hari pelaksanaan, dan seterusnya dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Rahmad juga memastikan tradisi kirab bendera dari Rumah Jabatan Wali Kota ke BSCC Dome akan tetap digelar pada pagi 17 Agustus, sebagaimana tahun sebelumnya.

"Jadi bendera itu dibawa dulu dari rumah jabatan menggunakan kendaraan," ujarnya.

Untuk diketahui sebelum menjalani pengukuhan, 39 anggota Paskibraka itu terlebih dahulu melakukan seleksi secara ketat.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Balikpapan, Sutadi menyatakan dalam seleksi turut melibatkan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) sebagai penilai.

Sutadi menjelaskan, seleksi digelar pada 21 April 2025 di Balikpapan Tenis Indoor dengan melibatkan 165 peserta yang terdiri atas 90 siswa putra dan 75 siswi putri dari SMA dan SMK se-Balikpapan.

Menurutnya dari hasil seleksi itu, sebanyak 43 peserta terbaik ditetapkan sebagai calon Paskibraka Kota Balikpapan, masing-masing 22 putra dan 21 putri.

Ia menekankan, seleksi dilakukan secara ketat dan transparan sesuai standar nasional. Seluruh peserta wajib menjalani serangkaian uji fisik, kedisiplinan, serta pemeriksaan kesehatan menyeluruh, termasuk postur tubuh, gigi, dan kondisi mata.

"Banyak peserta gugur karena tidak memenuhi syarat tinggi badan dan aspek medis. Ini seleksi yang sangat kompetitif, bukan sekadar baris-berbaris," katanya.

Sutadi menyebutkan bahwa BPIP menetapkan standar tinggi badan minimal 170 cm untuk putra dan 165 cm untuk putri.

Namun, pihaknya telah mengajukan diskresi kepada BPIP karena jumlah peserta putri masih belum mencukupi.

“Untuk putri kami ajukan kelonggaran, agar batas tinggi bisa diturunkan menjadi 163 cm. Ini sesuai ketentuan yang membolehkan diskresi lima sentimeter,” katanya. (Adv).



Pewarta: Muhammad Solih Januar
Editor : Rahmad

COPYRIGHT © ANTARA 2026