Perunggu bagi saya adalah sebuah kemajuan bagi Tama di pra kualifikasi kemarin Tama tanpa medali,"
Samarinda (ANTARA Kaltim) - Cabang olahraga anggar melengkapi perolehan medali Kalimantan timur di PON Remaja I Surabaya, Jawa Timur, setelah atletnya Kurnia Rinutama menyumbang medali perunggu, Rabu.

Ketua Pengprov IKASI Kaltim Muslimin dihubungi dari Samarinda, mengatakan Tama, sapaan atlet itu kalah di babak semifinal dari peanggar Riau dengan skor tipis, 14 - 15.

Zona medali ini merupakan hasil terbaik peanggar muda Kaltim untuk event nasional, dikarenakan Tama lolos pada kualifikasi Pra PON di Samarinda lalu lolos tanpa medali.

Dikatakan Muslimin, Tama lolos masuk delapan besar peanggar terbaik yang turut dalam kejuaraan tersebut.

"Perunggu bagi saya adalah sebuah kemajuan bagi Tama di pra kualifikasi kemarin Tama tanpa medali," kata Muslimin kemarin.

Tama berlaga di nomor floret putra. Cabor ini digelar di GOR Futsal Kompleks ITS Sukolilo Surabaya. Keberhasilan Tama ternyata tak diikuti rekan putri Kaltim, Anisa.

Bermain di nomor degen putri, Karina harus kandas di babak delapan besar. Meski demikian Muslimin juga mengungkapkan dua peanggar Kaltim sudah menunjukkan kemajuan luar biasa.

Muslimin memperkirakan jika persiapan cukup mungkin hasilnya akan berbeda. Pasalnya menghadapi PON Remaja pertama ini tak ada pemusatan latihan khusus bagi atlet. Semua serba mendadak dan tanpa persiapan.

Sebagai bahan pertimbangan KONI Kaltim pada event PON Remaja kedua nanti, Muslimin meminta KONI Kaltim memprogramkan pemusatan latihan kepada semua atlet yang sudah dinyatakan lolos.

"Ini harus jadi bahan evaluasi setidaknya dua tahun kedepan PON Remaja II bisa TC setidaknya tiga bulan," kata dia.   (*)

Pewarta: Arumanto
Editor : Amirullah

COPYRIGHT © ANTARA 2026