‘‘Ini kewajiban kami sebagai anggota dewan yang memang harus dekat dengan masyarakat, dan mengerti maunya masyarakat yang diwakili, ‘’ucapnya soal reses tersebut.
Dalam reses ia mendapati soal buruknya infrastruktur yang lagi-lagi menjadi bahan keluhan masyarakat. Warga juga menyoroti masalah rencana pembangunan super mal di eks Puskib, karena menurut warga sangat akan mengganggu perekonomian khususnya pedagang kecil.
Selain itu masalah narkoba juga menjadi keluhan karena peredarannya dirasakan sangat tidak bisa dihentikan.
Warga meminta pemerintah atau pihak terkait harus satu pemahaman untuk mengatasi masalah tersebut. Masyarakat juga meminta agar pekerja lokal diperhatikan karena sejauh ini proyek-proyek yang ada di Balikpapan cenderung menggunakan jasa pekerja luar.
Wakil rakyat dari Partai Demokrat ini pun mendengar aspirasi tentang pembangunan Stadion Batakan agar segera dirampungkan, juga masalah kebijakan-kebijakan pemkot atau pemprov yang tidak berpihak terhadap rakyat kecil agar bisa ditinjau kembali.
‘’Saya sangat bangga mendengar kritik dan aspirasi dari masyakat setempat. Semua keluhan, aspirasi dan keinginan akan saya perjuangkan di DPRD, dan akan segera saya koordinasikan dengan kawan-kawan di DPRD provinsi maupun DPRD kota agar bersama-sama segera merekomendasikan usulan serta aspirasi tersebut kepada pemerintah, ‘’ katanya. (Humas DPRD Kaltim/adv/yud/met)
Editor : Rahmad
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.